Dramatis! Evakuasi Dua Jenazah Penguras Sumur Tanpa Peralatan yang Memadai

Peristiwa, Sumsel180 Dilihat
Poto: Evakuasi Dua Jenazah Penguras Sumur Tanpa Peralatan yang Memadai

KBR, Empat Lawang – Dua pemuda yang tewas tragis saat sedang menguras air sumur akhirnya berhasil dievakuasi setelah proses yang panjang.

Identitas kedua korban adalah A (30 tahun) dan JI (20 tahun), yang ternyata memiliki hubungan keluarga dan berasal dari Desa Tanjung Kupang Baru.

Kapolsek Tebing Tinggi, AKP Fauzi Saleh, menyebutkan bahwa kedua korban ditemukan terkapar oleh pemilik rumah, Zulkarnain, pada pukul 16.00 WIB.

“Kami telah tiba di lokasi kejadian di rumah Pak Zulkarnain, di Kelurahan Kelumpang Jaya, di mana kedua mayat ditemukan dalam sumur,” ujar AKP Fauzi di Mapolsek Tebing Tinggi, Minggu (10/09).

Dugaan sementara menyebutkan bahwa kedua korban meninggal akibat keracunan gas asap mesin yang mereka gunakan saat menguras sumur.

Proses evakuasi kedua mayat tersebut berjalan cukup lama karena kurangnya peralatan yang memadai. Akhirnya, pihak kepolisian, bersama dengan anggota koramil dan masyarakat setempat, memutuskan untuk mengangkat kedua korban dengan menggunakan peralatan yang tersedia.

“Alhamdulillah, pada pukul 21.00 malam, kedua mayat berhasil diangkat dan saat ini dibawa ke rumah duka,” ungkap AKP Fauzi.

Diberitakan sebelumnya, terjadi tragedi misterius yang mengguncang Kelurahan Kelumpang Jaya, Kecamatan Tebing Tinggi, Kabupaten Empat Lawang, ketika dua orang tewas secara tiba-tiba saat mencoba menguras sumur di wilayah tersebut.

Kejadian ini berawal ketika korban pertama memasuki sumur, hanya dalam beberapa saat, ia mulai merasakan sesak napas yang parah.

Saat korban kedua berusaha memberikan pertolongan, sayangnya, ia juga mengalami nasib yang sama.

Masyarakat segera menghubungi tim SAR gabungan, termasuk polisi, petugas pemadam kebakaran (Damkar), dan BPBD untuk pertolongan.

Upaya penyelamatan dilakukan dengan berbagai cara, bahkan dengan menggunakan hewan, namun sayangnya hal yang sama terjadi pada hewan tersebut.

Saat ini, tim SAR masih menunggu bantuan alat dari BPBD Kota Lubuk Linggau untuk mengevakuasi kedua korban.

Dugaan sementara adalah bahwa terdapat gas beracun di dalam sumur yang menyebabkan kejadian tragis ini. (*).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *