LUBUK LINGGAU, KABAREMPATLAWANG.COM –Pemerintah Kota Lubuk Linggau resmi melepas 194 jemaah calon haji (JCH) musim haji 1447 Hijriah/2026 Masehi.
Di tengah persiapan keberangkatan, Wali Kota Rachmat Hidayat mengingatkan bahwa kesehatan menjadi kunci utama agar ibadah berjalan tuntas dan khusyuk.
Pilihan Redaksi
CJH Pagar Alam Berangkat 11 Mei 2026, Satu Jamaah Tunggu Hasil Pemeriksaan Medis
76 Calon Jemaah Haji Empat Lawang Siap Berangkat 2026, Masuk Kloter 12 Palembang
193 Jemaah Haji Lubuklinggau Siap Terbang 2026, Tinggal Nunggu Jadwal Resmi!
Pesan tersebut disampaikan saat acara ramah tamah JCH di Gedung Kesenian Kota Lubuk Linggau, Selasa (28/4/2026). Kegiatan ini tidak hanya menjadi seremoni pelepasan, tetapi juga bagian dari upaya penguatan layanan publik bagi warga yang akan menunaikan ibadah ke Tanah Suci.
Empat Jemaah Tertunda, Faktor Kesehatan Jadi Perhatian
Rachmat menyebut, dari total awal 194 calon jemaah, terdapat empat orang yang belum bisa diberangkatkan tahun ini. Dua di antaranya tertunda karena faktor kesehatan, yang menjadi perhatian serius pemerintah daerah.
“Pemerintah akan mengupayakan agar jemaah yang tertunda bisa diberangkatkan pada musim haji berikutnya. Kesehatan menjadi syarat utama karena ibadah haji membutuhkan fisik yang prima,” kata Rachmat.
Menurutnya, ibadah haji bukan hanya perjalanan spiritual, tetapi juga perjalanan fisik yang cukup berat. Kondisi cuaca ekstrem, kepadatan jemaah, serta rangkaian ibadah yang padat menuntut kesiapan tubuh agar tidak mengganggu pelaksanaan ibadah.
Fokus Ibadah, Kurangi Aktivitas Tidak Esensial
Karena itu, wali kota meminta para jemaah untuk lebih fokus pada substansi ibadah dan mengurangi aktivitas yang dapat menguras tenaga. Ia juga mengingatkan agar tidak terlalu sibuk dengan dokumentasi pribadi.
“Fokuslah pada ibadah. Jangan terlalu memforsir tenaga untuk hal-hal yang tidak esensial. Jaga pola makan, banyak minum air, dan istirahat yang cukup,” tegasnya.
Solidaritas Antarjemaah Ditekankan
Selain aspek kesehatan, Rachmat juga menekankan pentingnya solidaritas antarjemaah. Ia meminta jemaah yang lebih muda untuk membantu kelompok lansia atau yang membutuhkan pendampingan selama di Tanah Suci.
Hal tersebut dinilai penting agar pelaksanaan ibadah berjalan tertib dan risiko jemaah terpisah dari rombongan dapat diminimalkan.
Jemaah Siap Berangkat, Gabung Kloter 9
Sementara itu, Kabag Kesra Setda Lubuk Linggau, Fahmi Zuhriansyah, menjelaskan bahwa seluruh jemaah telah mengikuti manasik haji serta menjalani pemeriksaan kesehatan sebelum keberangkatan.
“Jumlah jemaah tahun ini 194 orang, terdiri dari 79 laki-laki dan 115 perempuan. Mereka didampingi dua petugas haji daerah dan seluruhnya sudah siap berangkat,” ujarnya.
Para jemaah tergabung dalam Kloter 9 Embarkasi Palembang dan dijadwalkan berangkat pada 3 Mei 2026. Pemerintah daerah memastikan dukungan layanan seperti transportasi, konsumsi, hingga pengangkutan logistik telah disiapkan.
Lihat Juga: Bupati Empat Lawang Kenang Haji Halim Ali, Sosok Dermawan yang Dedikasikan Hidup untuk Umat
Harapan Pemerintah
Bagi masyarakat, layanan haji yang tertata dengan baik menjadi bagian dari tanggung jawab pemerintah dalam menjamin kenyamanan dan keselamatan warga selama menjalankan ibadah.
“Semoga seluruh jemaah kembali ke tanah air dalam keadaan sehat dan menjadi haji yang mabrur,” pungkas Rachmat. *
