Radha Ulandari Istri Almarhum Hendra Wijaya Minta Polisi Tangkap Pelaku dan Dihukum Seberat-beratnya

Hukrim, Sumsel127 Dilihat

KBR, , Empat Lawang – Siapa yang tidak marah dan sedih ketika orang yang disayangi pergi meninggalkan untuk selama-lamanya. Itulah yang dirasakan oleh Radha Ulandari istri almarhum Hendra Wijaya yang menjadi korban pembunuhan di Desa Taba Kecamatan Saling Kabupaten Empat Lawang beberapa hari yang lalu.

Ia tidak merasakan tanda-tanda bahwa suaminya akan meninggalkan dirinya bersama kedua anaknya untuk selama-lamanya. Karena perbuatan manusia yang tidak mempunyai rasa kemanusiaan itu.

Melalui media sosial Tiktok milik @Kepahiang_news ia mengungkapkan seluruh isi hatinya dan berharap penuh kepada pihak kepolisian Polres Empat Lawang menemukan pelaku yang telah membunuh suaminya.

Baca Juga :Ngeri !!!, Warga Temukan Mayat Laki-Laki Berlumuran Darah, Diduga Korban Pembunuhan

” Harapan aku sama anggota kepolisian Polres Empat Lawang dan Polsek Tebing Tinggi minta tolong cepat ditemukan pelaku”, ucap wanita yang mempunyai dua anak itu.

Dan ia juga meminta pelaku dihukum seberat-beratnya, karena menurutnya pelaku telah merenggut dan merusak kebahagian keluarga kecilnya yang selama ini ia bersama almarhum suaminya bangun

” Pelaku di hukum seberat beratnya, karena dia sudah menghilangkan, sudah merusak kebahagian keluarga kecil aku dia merenggut nyawa bapak dari anak anak aku”, ungkapnya

Dan iapun tidak menyangka bahwa pelaku dengan tegah melakukan perbuatan sadis tersebut terhadap almarhum suaminya yang telah membantu pelaku.

Baca Juga :TERUNGKAP!!!, Korban Pembunuhan di Taba Saling Warga Kepahiang

Baca Juga :Identitas Pelaku Telah di Kantongi, Keluarga Hendra Wijaya Mita Pelaku Menyerahkan Diri dan Menyerahkan Mobil Korban

” Apa salah suaminya sampai dibunuh sekejam itu padahal niat dia cuma cari uang untuk kami, niatnya bantu orang itu, karena sepeserpun belum ada bayaran, tidak ada tanda jadi, cuma ya sudahlah kami ikhlas mungkin memang jalan suami aku jalannya seperti ini”, ungkapnya sembari meneteskan air mata.

Diberitakan sebelumnya, Gempar, warga Desa Taba Kecamatan Saling Kabupaten Empat Lawang temukan sosok mayat laki-laki dengan mengalami luka kepala (Pecah). Sekira pukul 20.00 wib. Selasa, 23 Mei 2023.

Diduga mayat tersebut adalah korban pembunuhan.

Kapolsek Tebing Tinggi AKP Fauzi Saleh, SH., MH membernarkan bahwa sekira pukul 21.30 wib dirinya menerima laporan dari warga Desa Taba Kecamatan Saling Kabupaten Empat Lawang adanya penemuan sosok mayat laki-laki yang diduga korban pembunuhan.

Baca Juga :Buronan Kasus 365 di Cokot Elang Didalam Bus ALS, Saat Hendak Kabur Ke Bengkulu

” Sekira jam 21.30 wib, kapolsek Tebing Tinggi dapat telepon dari kades Desa Taba, ada warganya atas nama Edi Saputra melapor ada mayat dirumahnya”, ungkap AKP Fauzi Rabu, 24 Mei 2023.

Mendapatkan informasi itu lanjutnya, kapolsek dan anggota langsung ke TKP. Setelah diTKP ditemukan sosok mayat laki-laki dengan luka kepala hancur karena dihantam godam yang belum diketahui identitasnya.

” Kemudian dilakukan olah TKP dan ditemukan BB alat untuk membunuh korban berupa godam dan palu setelah diselidiki pelaku pembunuhan di lakukan oleh Inisial E”, ucapnya

Kemudian lanjut AKP Fauzi, korban dibawa kerumah sakit empat lawang guna visum etervirtum dan Perkara ini ditangani sat Resrim Polres Empat Lawang. Kendati demikian ia menghimbau pelaku E untuk menyerahkan diri karena identiasnya sudah diketahui. “Segera menyerahkan diri, identitas sudah diketahui kalau tidak akan dilakukan tegas terukur”, tegasnya. (*).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *