EMPAT LAWANG, KABAREMPATLAWANG.COM – Pernyataan Kepala Sekolah SDN 5 Talang Padang, Hermiana, yang mengaku tidak mampu membeli spidol hingga terpaksa berutang, menuai sorotan tajam dari masyarakat.
Publik menilai pernyataan tersebut janggal, sebab sekolah setiap tahunnya menerima kucuran dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS).
Sejumlah warga mendesak aparat penegak hukum (APH) dan Inspektorat Kabupaten Empat Lawang untuk segera memanggil pihak sekolah serta melakukan audit transparan terkait penggunaan dana BOS di SDN 5 Talang Padang.
“Kalau memang benar apa yang dikatakan Kepsek SDN 5 Talang Padang itu, kemana dana BOS sekolah tersebut? APH atau Inspektorat harus turun tangan untuk mengaudit anggaran dana BOS. Masa beli spidol saja harus ngutang,” ungkap Sopyan, warga Empat Lawang, Jum’at (22 /8/2025).
Ia menambahkan, jika kondisi tersebut benar adanya, maka kegiatan belajar mengajar jelas akan terganggu.
“Bagaimana proses belajar mengajar bisa berjalan lancar, sedangkan spidol saja harus ngutang dulu agar bisa menulis,” tambahnya.
Masyarakat berharap persoalan ini segera ditindaklanjuti agar tidak menimbulkan spekulasi liar yang dapat merusak kepercayaan publik terhadap pengelolaan pendidikan dasar.
Mereka juga mendesak adanya transparansi penuh terkait alokasi dan penggunaan dana BOS di sekolah tersebut.
Sebelumnya di beritakan, kondisi memprihatinkan terjadi di Sekolah Dasar Negeri (SDN) 5 Talang Padang, Kecamatan Talang Padang, Kabupaten Empat Lawang. Sekolah ini diduga tidak memiliki dana cukup bahkan untuk membeli spidol tulis hingga terpaksa harus mengutang.
Hal ini diungkapkan langsung oleh Kepala SDN 5 Talang Padang, Hermiana, saat wartawan menagih pembayaran iklan ucapan selamat atas terpilihnya Bupati dan Wakil Bupati Empat Lawang periode 2025–2030 H Joncik Muhammad dan Arifai yang sebelumnya telah disepakati.
“Itua men 50 aku pinjamkan, duet lom katek aku ni buntu, nak nules bae spedol ngutang dai nian,” (Terjemahan: “Itulah uang Rp50 ribu aku pinjamkan, uang memang belum ada, buntu aku ini, untuk menulis saja spidol harus utang.”)”, tulis Hermiana beberapa waktu lalu dalam pesan yang diterima wartawan. ***
