EMPAT LAWANG, KABAREMPATLAWANG.COM – Ketua RW 07 Kelurahan Jayaloka, Kecamatan Tebing Tinggi, Kabupaten Empat Lawang, Delima, resmi melaporkan Lurah Jayaloka berinisial YTI ke Polres Empat Lawang atas dugaan penganiayaan dan tindakan tidak pantas terhadap dirinya.
Peristiwa itu terjadi saat Delima mendatangi kantor lurah untuk menanyakan alasan pemberhentian dirinya sebagai Ketua RW. Delima datang secara baik-baik untuk meminta penjelasan.
Lihat Juga: Diduga Dipecat Sepihak, Ketua RW Jayaloka Pertanyakan Sikap Lurah
Lihat Juga: Komandan Brimob Kompol Kosmas Dipecat, Buntut Ojol Tewas Dilindas Rantis
Namun, meskipun waktu masih menunjukkan pukul 13.30 WIB, kantor lurah sudah tutup. Saat kebetulan bertemu di depan toko atau kios milik sang lurah, bukannya mendapatkan klarifikasi, Delima justru mendapat perlakuan kasar.
“Saya menanyakan alasan saya diberhentikan. Tapi Bu Lurah menjawab ‘Saya tidak senang dengan kamu, makanya saya pecat.’ Setelah itu beliau mengusir sambil mendorong saya sampai saya jatuh,” jelas Delima kepada wartawan
Akibat dorongan tersebut, Delima mengalami luka lecet pada jari tangan serta keseleo.
Saat Delima terjatuh, warga sekitar yang melihat kejadian tersebut langsung bergegas membantu dan menggiring Delima kembali ke tokonya.
“Ibu ibu di pasar mengajak kembali ke lapak jualan Bu Dalima”, ujarnya
Namun, tak berselang lama, ketika Delima melintas bersama suaminya di depan kios milik lurah di pasar, suami lurah berinisial ML memanggil Delima.
Suami Delima menghentikan motor, dan Delima turun untuk menghampiri ML. Di situ, ML langsung marah-marah, membuka baju, dan menabrakkan dadanya ke Delima.
Melihat istrinya didorong-dorong, suami Delima, YZ, turun dari motor. ML kemudian berlari mengambil kayu panjang dan mengayunkannya sambil mengeluarkan kata-kata tantangan.
Lihat Juga: Terancam Dipecat Tidak Hormat!, Oknum Polisi Muratara Ditangkap Bareng Istri karena Narkoba
“Ayo kita! Kamu mau di mana?” teriak ML sambil memutar kayu ke arah YZ.
Situasi nyaris ricuh. YZ akhirnya menarik istrinya menjauh dan memilih pulang untuk menghindari bentrokan fisik.
Atas insiden tersebut, Delima telah melapor ke Polres Empat Lawang. Laporan polisi sudah dibuat dan kini menunggu proses tindak lanjut dari aparat penegak hukum. (Fir)






