Penemuan Jenazah di Irigasi Tanah Periuk: Warga Geger, Polisi Ungkap Dugaan Penyebab

Peristiwa, Sumsel121 Dilihat

MUSI RAWAS, KABAREMPATLAWANG.COM – Tim Identifikasi Satreskrim Polres Musi Rawas (Mura), bersama Polsek Muara Beliti, Pemerintah Desa Tanah Periuk, dan warga langsung menuju lokasi kejadian setelah menerima informasi adanya musibah penemuan sesosok jenazah di saluran irigasi Desa Tanah Periuk, Kecamatan Muara Beliti, Kabupaten Mura, sekitar pukul 17.00 WIB, Senin (17/11/2025).

Setibanya di Tempat Kejadian Perkara (TKP), personel langsung melakukan penyelidikan, pemeriksaan saksi-saksi, serta evakuasi jenazah bersama warga di saluran irigasi Desa Tanah Periuk.

Lihat Juga: PNS di Muba Tembak Pencuri Sawit Hingga Tewas, Jenazah Dibuang Dalam Karung

Lihat Juga: Dramatis! Evakuasi Dua Jenazah Penguras Sumur Tanpa Peralatan yang Memadai

Diketahui identitas jenazah tersebut adalah Marsida (61), warga Dusun III, Desa Tanah Periuk, Kecamatan Muara Beliti, Kabupaten Mura.

Hal itu dibenarkan Kapolres Musi Rawas (Mura), AKBP Agung Adhitya Prananta, SH, SIK, MH, melalui Kasat Reskrim, AKP Redho Agus Suhendra, S.Tr.K, SIK, M.Si, didampingi Kapolsek Muara Beliti, Iptu Miming Wijaya SE, MM, Ipda Novra Robialda SIP, MH, serta Iptu Jumar Bolivar, saat dikonfirmasi, Senin (17/11/2025).

“Benar, terjadi musibah, penemuan jenazah di irigasi Desa Tanah Periuk, Kecamatan Muara Beliti, dengan identitas jenazah, Marsida warga Dusun III, Desa Tanah Periuk,” kata Kasat Reskrim didampingi Kapolsek Muara Beliti.

Kasat Reskrim menjelaskan, berdasarkan keterangan saksi, kejadian bermula sekitar pukul 16.30 WIB, Senin (17/11/2025), ketika korban pergi mandi ke siring irigasi yang berada sekitar 15 meter dari rumahnya.

Sekitar pukul 17.00 WIB, Kepala Desa Tanah Periuk, M. Nasir, melaporkan adanya penemuan jenazah perempuan yang tersangkut di saluran irigasi. Setelah dicek warga, jenazah tersebut dikenali sebagai Marsida, warga Desa Tanah Periuk.

Pada pukul 17.15 WIB, jenazah korban dievakuasi oleh warga ke rumah duka di Desa Tanah Periuk. Setelah menerima informasi tersebut, Ipda Novra Robialda SIP, MH, bersama Tim Identifikasi Satreskrim Polres Mura, Kapolsek Muara Beliti, Iptu Miming Wijaya, serta Iptu Jumar Bolivar langsung menuju TKP untuk melakukan olah TKP.

Dari hasil pemeriksaan petugas yang didampingi Tim Medis Bidan desa setempat, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan fisik pada tubuh korban. Jarak lokasi penemuan jenazah ke tempat korban mandi diperkirakan sekitar 500 meter.

Selain itu, menurut keterangan saksi yang merupakan keluarga korban, diketahui bahwa korban tinggal seorang diri setelah suaminya meninggal dunia. Sementara anak korban tinggal di belakang rumah korban. Korban juga diketahui mengidap penyakit diabetes dan hipertensi. Sekitar pukul 16.00 WIB, saksi melihat korban pergi mandi, dan sebelum kejadian tidak ada keluhan sakit ataupun penyakit yang kambuh.

“Namun, dugaan sementara korban tenggelam di saluran irigasi diduga akibat penyakit yang diderita korban kambuh saat mandi. Dan, pihak keluarga menolak untuk dilakukan Visum Et Revertum dan Autopsi terhadap jenazah dan telah menerima dengan ikhlas atas kejadian tersebut dan membuat surat pernyataan penolakan,” ucapnya.

Lihat Juga: Krisis Rafah Memanas: 200 Petempur Hamas Terjebak, Gencatan Senjata Terancam Gagal

Sementara itu, Kapolres Musi Rawas (Mura), AKBP Agung Adhitya Prananta, SH, SIK, MH, mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat beraktivitas di irigasi maupun sungai.

“Apalagi terkhusus masyarakat yang mempunyai latar belakang penyakit akan lebih baik tidak melakukan aktivitas sendiri, namun ada warga lain atau keluarga, sehingga apabila terjadi hal-hal yang tidak diinginkan bisa dengan cepat ditanggulangi,” pungkasnya. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *