EMPAT LAWANG, KABAREMPATLAWANG.COM – Gabungan aktivis dan masyarakat Kabupaten Empat Lawang menggelar konsolidasi untuk membahas kepemimpinan Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru.
Konsolidasi ini dipicu oleh banyaknya jalan provinsi di Sumsel, khususnya di wilayah Empat Lawang, yang rusak bertahun-tahun namun tak kunjung diperbaiki.
Lihat Juga: Jalan Rusak Makan Korban, Polsek BTS Ulu Gercep Timbun Lubang di Jalur Musi Rawas–PALI
Lihat Juga: Jalan Rusak Dikeluhkan Warga, Wabup Musi Rawas & Polres Turun Langsung ke Lokasi
Kondisi tersebut memicu kemarahan masyarakat dan para aktivis yang menilai pemerintah provinsi kurang serius menangani persoalan infrastruktur di daerah tersebut.
Tonico Angga, tokoh pemuda sekaligus aktivis asal Empat Lawang yang kini berada di Jakarta, mengajak masyarakat untuk menyuarakan kekecewaan terhadap kinerja Gubernur Sumsel.
“Sudah saatnya kita melawan, Kabupaten Empat Lawang selalu menjadi anak tiri, bagaimana tidak pembangunan Provinsi tidak pernah diberikan ke daerah, jalan-jalan rusak bertahun-tahun tidak pernah diperhatikan. Sudah saatnya kita bersuara dan melawan kedzaliman Herman Deru.” Ujarnya.
Dalam konsolidasi tersebut, para aktivis juga membahas rencana aksi damai yang akan digelar di sejumlah titik jalan rusak di Kabupaten Empat Lawang.
“Besok kita akan gelar aksi di titik-titik jalan rusak, diantara agenda ini ialah menggalang dana untuk diberikan kepada Gubernur Sumsel karna selama ini Gubernur selalu bilang tidak ada anggaran untuk perbaiki jalan, ini bentuk sarkas terhadap Pemerintah Provinsi.” Pungkasnya.
Sementara itu, Koordinator Lapangan aksi, Julian Saputra, menegaskan bahwa aksi tersebut akan terus dilakukan hingga pemerintah provinsi memberikan respons terhadap aspirasi masyarakat.
“Kemarahan rakyat harus diakomodir, kami akan gelar aksi sampai suara rakyat didengar dan diindahkan. Jika tidak ada jawaban kami akan aksi besar-besaran di kantor Gubernur bersama ribuan masyarakat Empat Lawang. Ini bukan main-main, rakyat Empat Lawang sudah benar-benar marah atas ketidakadilan yang terjadi.” Tegas Julian.
Lihat Juga: Warga Dua Desa di Empat Lawang Gotong Royong Perbaiki Jalan Rusak, Pemkab Diminta Segera Turun Tangan
Para aktivis juga mengingatkan bahwa jika Gubernur Sumsel tidak mampu memimpin dan menyelesaikan persoalan yang ada, maka sebaiknya mundur dari jabatannya.
“Sekali lagi kami ingatkan jika Gubernur Sumsel tidak bisa memimpin Sumatera Selatan silahkan turun dan lengser dari kursi kekuasaan.” Tutup Tonico Angga. Fir/red)
Baca selengkapnya disini
