Waspada! 26 Warga Lubuklinggau Positif Campak, Ini Penyebabnya

Peristiwa, Sumsel51 Dilihat

LUBUK LINGGAU, KABAREMPATLAWANG.COM – Kasus penyakit campak di Kota Lubuklinggau, Sumatera Selatan, lagi naik sejak Januari sampai April 2026.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan (Dinkes) Lubuklinggau, tercatat 26 orang positif campak dari hasil pemeriksaan laboratorium.

Pilihan Redaksi

Ribuan Warga PALI Demo, Tuntut BPJS Kesehatan 40.499 Warga Diaktifkan Kembali

Bupati Empat Lawang Sidak RSUD Tengah Malam, Pastikan Layanan Kesehatan Optimal

Polres Musi Rawas Beri Layanan Kesehatan Gratis Saat Natal Oikumene

“Itukan memang ada peningkatan kasus, jadi di Lubuklinggau memang ada peningkatan,” kata Kepala Dinkes Lubukinggau, Marlinda Sari pada Senin, 13 April 2026.

Dari total 41 sampel yang diperiksa, sebanyak 15 orang dinyatakan negatif, sementara 26 lainnya positif. Kondisi ini juga sejalan dengan tren nasional yang ikut mengalami peningkatan.

“Kalau kasus yang di Lubuklinggau ini ada beberapa kasus yang memang dia imunisasinya tidak lengkap,” ujarnya.

Selain itu, faktor daya tahan tubuh yang menurun juga jadi pemicu penyebaran campak di tengah masyarakat.

“Itu yang kami analisis dari kasus yang ada di Lubuklinggau ini,” jelasnya.

Yang perlu diwaspadai, campak kini tidak hanya menyerang balita, tapi juga mulai menyasar usia dewasa.

“Jadi tidak terbatas pada usia balita saja, hampir seluruh usai berpotensi. Karena virus kan bermutasi dari yang menyerang balita, lalu karena misalnya kontak fisik antara balita dengan kelurganya intens, jadi virusnya bermutasi, jadi bisa menyerang juga yang dewasa,” ungkapnya.

Masyarakat diimbau untuk menjaga pola hidup sehat agar imunitas tetap terjaga.

Lihat Juga: Bupati Ajak ASN Jaga Kesehatan di Acara Fun Walk KORPRI Empat Lawang

“Nah dengan kondisi itu, memang penyakitnya lagi merebak di hampir seluruh bagian Indonesia ini. Jadi kita memang harus waspada,” timpalnya.

Sebagai langkah pencegahan, Dinkes juga telah melakukan sweeping ke rumah warga serta memberikan edukasi melalui RT.

“Puskesmas sudah melaksanakan itu,” pungkasnya. *

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *