Berantas PETI, Bupati Muratara Susuri Langit Ulu Rawas dan Karang Jaya

Pemerintahan, Sumsel464 Dilihat

MURATARA, KABAREMPATLAWANG.COM – Pemerintah Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) terus menunjukkan komitmennya dalam memberantas aktivitas Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) yang merusak lingkungan.

Bupati Muratara, Devi Suhartoni, turun langsung memantau lokasi tambang ilegal menggunakan helikopter pada Minggu (13/7/2025).

Lihat Juga: NYARIS DICULIK! Anak Ditarik Paksa ke Mobil di Muratara, Warga Teriak Histeris!

Lihat Juga: Polisi Viral Minta Setoran ke Sopir di Prabumulih, Kapolres: Itu Anggota Kami

Peninjauan dilakukan di dua kecamatan yang kerap menjadi titik rawan PETI, yakni Ulu Rawas dan Karang Jaya.

Dari udara, Devi menyaksikan langsung dampak kerusakan lingkungan yang ditimbulkan. Mulai dari air sungai yang mengeruh hingga lahan terbuka bekas galian tampak jelas dari ketinggian.

“Langkah ini merupakan bentuk komitmen saya dalam melindungi lingkungan dan menindak tegas pelaku usaha ilegal. Kami tidak akan tinggal diam. Ini tanggung jawab terhadap kelestarian alam dan keselamatan masyarakat,” tegas Devi Suhartoni.

Ia menyebut, keterbatasan anggaran pemerintah membuat proses pemantauan berjalan lambat. Karena itu, ia memutuskan untuk meminjam helikopter milik rekannya agar bisa melakukan pengecekan langsung.

“Saya turun sendiri karena desakan masyarakat juga semakin kuat. Helikopter ini milik teman saya, saya pinjam untuk melihat langsung kondisi di dua kecamatan tersebut,” jelasnya.

Menanggapi tudingan yang menyebut dirinya terlibat dalam aktivitas tambang ilegal, Devi membantah keras.

“Jangan asal menuduh. Yang menyebarkan kabar bahwa saya punya alat tambang ilegal itu tidak benar dan tidak berdasar,” ujarnya.

Bupati berharap, aksi ini menjadi peringatan tegas bagi para pelaku tambang emas ilegal. Ia juga mengajak masyarakat untuk tidak tergiur keuntungan sesaat yang justru merusak alam dan melanggar hukum.

Lihat Juga: Ajang Bergengsi ASN Sumsel Memasuki Babak Panas, Empat Lawang Masih Nol Medali

“Kami ingin Muratara bersih dari tambang ilegal. Dampaknya sangat merugikan, baik bagi lingkungan maupun generasi mendatang. Mari kita jaga hutan dan sungai demi warisan yang sehat bagi anak cucu kita,” pungkasnya. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *