DLH Kewalahan! Sampah Lubuklinggau Tembus 170 Ton Saat Idulfitri

Pemerintahan, Sumsel345 Dilihat

LUBUK LINGGAU, KABAREMPATLAWANG.COM – Volume sampah di Kota Lubuklinggau, Sumatera Selatan, lagi naik cukup signifikan selama momen libur Idulfitri 2026. Dinas Lingkungan Hidup (DLH) mencatat total sampah tembus lebih dari 170 ton.

Kepala Bidang Persampahan dan Ruang Terbuka Hijau DLH Lubuklinggau, Yudi, bilang lonjakan ini jauh lebih tinggi dibanding hari-hari biasa.

Lihat Juga: Terkesan Jorok, Tumpukan Sampah Menghiasi Ibukota Empat Lawang

Lihat Juga: Kemana Petugas Kebersihan?, Kok Banyak Tumpukan Sampah Menghiasi Kota Empat Lawang

“Tercatat dari seminggu sebelum Lebaran hingga hari ini, total sampah di Kota Lubuklinggau mencapai 170 ton lebih,” katanya, Jumat (27/3/2026).

Menurut Yudi, sampah yang menumpuk ini paling banyak berasal dari aktivitas rumah tangga, pertokoan, sampai objek wisata yang ramai selama liburan.

Biasanya, dalam sehari sampah yang diangkut berkisar 2 sampai 4 ton. Tapi saat libur Lebaran, angkanya melonjak sampai sekitar 9 ton per hari.

“Pada hari biasa, satu truk biasa melakukan dua kali pengangkutan dalam sehari, namun sekarang sudah tiga kali pengangkutan dalam sehari. Untuk saat ini kita mengoperasikan 14 unit truk pengangkut sampah, itu belum termasuk armada roda tiga yang turut membantu pengangkutan di kawasan permukiman,” jelasnya.

Ia juga mengungkapkan, puncak lonjakan sampah terjadi saat malam takbiran hingga hari kedua Lebaran.

“Pada periode tersebut, aktivitas masyarakat memang meningkat tajam, baik itu di rumah tangga, pusat perbelanjaan, maupun lokasi wisata. Dalam beberapa hari terakhir ini, para sopir truk dan petugas harian lepas harus bekerja ekstra keras. Tapi hari ini sudah mulai berkurang,” ungkapnya.

Lihat Juga: Dari Arena Silat hingga Tanah Suci, Personel Polres Mura Ukir Prestasi

Untuk mengatasi hal itu, petugas kebersihan bahkan sudah turun sejak dini hari dan bekerja nyaris tanpa henti.

“Penyisiran sampah dimulai sekitar pukul 01.00 WIB, dilanjutkan dengan pengangkutan pada pagi, siang, hingga malam hari. Untuk memastikan penanganan berjalan optimal, seluruh jajaran DLH juga turut turun langsung ke lapangan mulai dari pengawas, koordinator lapangan, kabid, hingga kepala dinas juga ikut turun,” tuturnya. *

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *