Mahasiswa Empat Lawang Buka Suara, Soroti Berbagai Permasalahan di Empat Lawang, Tantang Pj Bupati Berdialog

Pemerintahan, Sumsel177 Dilihat
Mahasiswa Empat Lawang – Jakarta berdialog terkait permasalahan di Empat Lawang, (Poto: Mahasiswa/Kabarempatlawang)

KABAREMPATLAWANG.COM – Puluhan Mahasiswa dan Pemuda yang tergabung dalam Aktivis Empat Lawang-Jakarta menggelar aksi bertajuk “Satukan Barisan Bersama Jaga Empat Lawang”. Jakarta, Minggu, 7 Januari 2024.

Koordinator Aktivis Empat Lawang-Jakarta, Martoni Darusman mengatakan setiap pemuda dan mahasiswa asal Empat Lawang harus bersatu dan bersama menjaga dan merawat kabupaten Empat Lawang kendatipun di tanah rantau

“Kita ini harus peduli dan sadar, sebagai asli putra daerah Kabupaten Empat Lawang tugas kita menjaga dan merawat kabupaten Empat Lawang dari siapapun yg ingin merusak dan mengzhalimi rakyat, kendatipun kita tinggal di tanah rantau kepedulian itu jangan sampai pudar” kata Darusman dalam materi diskusinya, Depok, Minggu (7/1/2024).

Baca Juga:

Badadu Bersama Ikatan Keluarga Pelajar Mahasiswa Empat Lawang-Yogyakarta 2023

Diskusi dan Buka Bersama Upaya mempererat Silaturrahmi Antar Kader Perhimpunan Mahasiswa Empat Lawang (PERMEL)

Sementara Ketua Umum Gerakan Pemuda Muslim Indonesia (GPMI) sekaligus Narasumber, Tonico Angga mengapresiasi atas terselenggaranya diskusi ini, baginya ini akan menjadi dialog terbuka membahas terkait persoalan-persoalan yang terjadi di Daerah.

“Diskusi ini sangat penting bagi kawan-kawan untuk membuka apa yang sebenarnya terjadi di Kabupaten Empat Lawang, sehingga tidak ada kesalahan dalam memahami persoalan. Saya mengapresiasi betul atas terselenggaranya acara ini, tentu ini inisiatif sahabat saya selaku koordinator Martoni dan kawan-kawan semua. Ujarnya

Dalam materi yang disampaikan Tonico Angga mengajak para Aktivis untuk tidak apatis terhadap persoalan daerah.

“Kawan-kawan semua yang ada di sini tidak jarang duduk diskusi, berdebat bagaimana menyikapi isu-isu nasional, namun jarang sekali duduk sesama satu daerah mendiskusikan persoalan yang ada di daerah asalnya. Sebagai insan akademis, kita memiliki tugas checks and balances Pemerintah, jangan hanya pemerintah pusat tapi pemerintah daerah harus kita beri perhatian lebih, karna tidak mungkin orang dari luar Empat Lawang yang turun untuk menyelami kasus-kasus yang ada di Empat Lawang, menjadi tugas kita lah untuk menjaga dan merawat Empat Lawang”. Ungkapnya

Dalam sesi tanya jawab, Kardo menanyakan terkait isu yg paling hangat saat ini di Empat Lawang yaitu banyaknya gaji TKS yang belum dicairkan.

Baca Juga:

MEMBANGGAKAN ! Putri Asli Empat Lawang Raih Kategori Favorit Ajang Miss Hijab DIY 2023

“Saya ingin menanyakan terkait banyaknya gaji pegawai yang belum dicairkan, alasan dari belum turunnya gaji pegawai terkhusus TKS selama berbulan-bulan ini kenapa, bukannya sudah ada anggaran APBD?”

“Saya menduga ada permainan atau tindak pidana korupsi yang dilakukan oleh para pejabat” lanjut Wahyu dalam pertanyaannya

Menganggapi pertanyaan tersebut, Selaku Koordinator Aktivis Empat Lawang memberikan jawaban yang jelas bahwa terjadinya kasus ini karena Anggaran banyak terpotong untuk membayar hutang ke Bank Sumsel Babel

“Yang memiliki tendensi untuk menjawab ini sebenarnya dari pihak pemerintahan langsung, tapi seperti yang kita ketahui keuangan daerah kita menurun sejak 2020 sehingga banyak proyek yang belum bisa berjalan, akhirnya Pemkab meminjam Dana sebesar 147 Miliyar ke BSB, untuk menjalankan proyek tersebut. Lagian ya namanya hutang harus dibayar”.

Martoni memberikan support pada pemerintah agar segera menyelesaikan persoalan yang ada, terkhusus gaji-gaji TKS yang belum dicairkan.

Baca Juga:

Meriah dan Sukses, Pelepasan Siswa – Siswi Kelas IX Glorius A’2e SMPN 1 Tebing Tinggi

“Kita support pemerintah untuk fokus menyelesaikan persoalan-persoalan ini, terkhusus untuk menyelesaikan banyaknya gaji TKS yang belum dicairkan”.

“Tentu menjadi tanda tanya besar kita semua kenapa gaji TKS belum dicairkan selain alasan anggaran APBD yang terpotong untuk membayar hutang di BSB. Saya rasa perlu kita untuk berdialog langsung dengan pemerintah agar semuanya terang benderang, kita perlu diskusi dengan Pemerintah upaya mendapatkan jawaban yang jelas dan kongkrit” lanjutnya

Diakhir acara Martoni dan kawan-kawan memberikan undangan terbuka kepada PJ Bupati Empat Lawang untuk berdialog langsung dengan para Aktivis di Jakarta

“Menanggapi banyaknya permasalahan yang terjadi di Empat Lawang, Kami Aktivis Mahasiswa Empat Lawang-Jakarta mengundang PJ Bupati Bapak Fauzan Khoiri untuk berdialog dengan para aktivis dan mahasiswa yang ada di jakarta.” Tutupnya. ***

Baca Juga:

Kompak !!!, Remaja Desa Babatan Gotong Royong Bersihkan Mushola

 

(Fir/rls)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *