Jalan longsor di perbatasan Ulak Mengkudu-Batu Pance. (Poto: Ist/Kabarempatlawang.com)
KABAREMPATLAWANG.COM – Hujan deras yang melanda Kabupaten Empat Lawang sejak Kamis (11/1/2024) malam hingga Jumat (12/1/2024) pagi menyebabkan terjadinya longsor di perbatasan Desa Ulak Mengkudu dan Desa Batu Pance, tepatnya di Jalan Lintas Tebing Tinggi-Talang Padang.
Material longsoran menutupi jalan kabupaten tersebut dengan ketinggian setinggi selutut orang dewasa, menyebabkan lalu lintas lumpuh total dan tidak dapat dilintasi oleh kendaraan dari kedua arah.
Baca Juga:
Ada 6 Item Perbaikan Di Paiker Pasca Banjir Bandang Tahun 2021 Lalu
Jalan Lintas Tebing Tinggi-Talang Padang memiliki peran penting sebagai akses utama di Kabupaten Empat Lawang, menghubungkan ibu kota kabupaten dengan kecamatan-kecamatan lainnya.
Kondisi longsor menyebabkan kemacetan panjang kendaraan di lokasi tersebut, memaksa beberapa pengendara mencari jalur alternatif untuk menghindari kemacetan tersebut.
Tidak hanya berdampak pada lalu lintas, longsor juga memberikan dampak pada aktivitas belajar mengajar di beberapa sekolah di sekitar lokasi.
Beberapa siswa yang biasanya melintas di lokasi tersebut hari ini harus diliburkan karena tidak dapat mencapai sekolah.
Baca Juga:
Rendam Pemukiman Warga, Camat Minta Kades Dan Lurah Buat Posko
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Empat Lawang, Syahrial Podril, menyatakan bahwa pihaknya masih menunggu bantuan alat berat untuk membersihkan material longsoran yang menutupi jalan.
Ia berharap agar alat berat dapat tiba di lokasi dalam waktu singkat, sehingga lalu lintas dapat kembali normal.
“Kita masih menunggu alat berat, mudah-mudahan segera tiba. Insyaallah, dalam 1 jam ke depan, lalu lintas sudah normal kembali. Kami mengimbau kepada masyarakat untuk berhati-hati jika melintas di jalan tersebut, karena masih ada potensi longsor susulan. Kami juga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu penanganan longsor ini,” ujar Syahrial. ***
Baca Juga:
Walaupun Terbilang Rendah, Masyarakat Tetap Dihimbau Waspada
