LAHAT, KABAREMPATLAWANG.COM – Berawal dari toko kecil yang hanya menjual pulsa dan voucher, Sony Pranata kini sukses membangun jaringan toko AgenBRILink yang tersebar di Desa Ulak Pandan, Kabupaten Lahat, Sumatera Selatan.
Kisah Sony ini menunjukkan peran strategis AgenBRILink sebagai penggerak ekonomi kerakyatan dan pilar inklusi keuangan di desa-desa Indonesia.
Lihat Juga: Masyarakat Senang Dengan Adanya Pasar Murah Ramadhan
Selain menyediakan layanan keuangan yang dekat dan aman, jaringan AgenBRILink milik Sony juga membuka lapangan pekerjaan bagi belasan warga sekitar. Usaha yang ia rintis sejak 2022 dengan nama “Putra Cell” ini tidak hanya memudahkan akses layanan keuangan bagi masyarakat desa, tetapi juga mendorong tumbuhnya ekonomi lokal melalui penciptaan lapangan kerja dan pemberdayaan masyarakat.
Sony bercerita bahwa awal mula menjadi mitra AgenBRILink didorong oleh kebutuhan pribadi untuk menunjang transaksi usaha dagangnya. Namun, seiring waktu, permintaan dari warga sekitar terus berdatangan sehingga ia memutuskan untuk membuka layanan tersebut secara umum bagi masyarakat.
“Saya awalnya cuma ingin alat buat transfer belanja dagangan sendiri. Tapi makin banyak yang datang, minta tolong bayar listrik, tarik tunai, transfer, bayar tagihan dan lain-lain. Dari situ saya mulai buka untuk umum. Promosi pun nggak ada, cuma dari mulut ke mulut,” tutur Sony, dikutip Kamis (7/8/2025).
Bermodalkan Rp10 juta untuk perputaran cashflow dalam melayani transaksi pelanggan, Sony dan istrinya mengelola usaha ini secara mandiri. Perlahan namun pasti, kerja keras tersebut membuahkan hasil. Jaringan AgenBRILink miliknya terus berkembang, dan ia mengajak anggota keluarga untuk turut terlibat.
Hingga kini, Sony telah membangun 10 toko yang tersebar di desa-desa sekitar, dengan jarak antar gerai rata-rata hanya 2 kilometer. Hal ini menunjukkan luasnya cakupan layanan yang ia hadirkan untuk menjangkau masyarakat di pelosok.
“Pelanggan kami di sekitar Lahat itu sebagian adalah petani kopi dan pekerja tambang batu bara yang gajian tiap bulan. Jadi kalau sudah tanggal gajian, biasanya ramai yang datang tarik tunai atau transfer,” ujar Sony.
Keberhasilan Sony membangun jaringan AgenBRILink turut membuka lapangan kerja bagi warga sekitar. Tercatat, lebih dari 15 orang kini bekerja di gerai-gerai “Putra Cell”. Tak berhenti di situ, Sony juga berupaya agar hasil usahanya dapat dinikmati bersama oleh lingkungan tempat AgenBRILink tersebut tumbuh. Ia rutin mengadakan kegiatan untuk masyarakat, seperti turnamen olahraga dan program berbagi pada momen tertentu.
Menurutnya, semua itu dilakukan sebagai bentuk kepedulian dan rasa syukur atas dukungan warga yang telah menjadi bagian dari perjalanan usahanya.
Dalam kesempatan terpisah, Direktur Micro BRI Akhmad Purwakajaya mengungkapkan bahwa salah satu kekuatan utama BRI adalah menjangkau lapisan masyarakat luas hingga pelosok negeri melalui jaringan AgenBRILink.
“Hingga akhir Juni 2025, jumlah AgenBRILink telah mencapai lebih dari 1,2 juta agen atau tumbuh 22,60% secara yoy. Agen-agen tersebut tersebar di 67 ribu desa, menjangkau seluruh penjuru negeri. Dari sisi transaksi, AgenBRILink mencatatkan volume transaksi sebesar Rp843 triliun atau tumbuh 9,85% yoy, menunjukkan peran yang vital dalam memberikan akses keuangan,” tandas Akhmad. ***






