Pelajar SMA Tewas Tertabrak Kereta di Perlintasan Tanpa Palang Pintu Prabumulih

Peristiwa, Sumsel437 Dilihat

PRABUMULIH, KABAREMPATLAWANG.COM – Kecelakaan maut terjadi di perlintasan kereta api tanpa palang pintu di Simpang Kelurahan Gunung Ibul Barat, Kecamatan Prabumulih Timur, Kota Prabumulih. Peristiwa tragis itu menewaskan seorang pelajar SMA.

Insiden nahas tersebut terjadi pada Rabu (20/8) sekitar pukul 16.00 WIB. Korban diketahui bernama Putri Piona (15), warga Jalan Ade Irman, Kelurahan Sido Gede, Kecamatan Prabumulih Utara.

Lihat Juga: Mayat Perempuan Paruh Baya Ditemukan di Sungai Saling, Diduga Korban Tertabrak Kereta Api

Ia meninggal dunia setelah sepeda motor Honda BeAT hitam bernomor polisi BG-4607-CA yang dikendarainya tertabrak Kereta Api Barapati jurusan Tanjung Enim–Kertapati dengan nomor KA 3124.

Berdasarkan informasi, korban melintas dari arah Jalan Pak Jo. Saat berada di tengah perlintasan rel, kereta yang dikemudikan masinis Yudi bersama asisten masinis Kumbara melaju kencang dan menghantam sepeda motor korban. Warga sekitar langsung mengevakuasi korban, namun nyawanya tidak tertolong akibat luka parah.

Kapolsek Prabumulih Timur, AKP Alias Suganda, membenarkan kejadian tersebut. Ia menyebut korban sudah dimakamkan oleh pihak keluarga.

“Ya benar, kejadiannya kemarin. Kita mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat melintas di perlintasan kereta api, terutama di jalur tanpa palang pintu pengaman. Untuk proses hukum masih diperiksa beberapa saksi,” katanya, Kamis (21/8/2025).

Suganda menambahkan, korban sempat dibawa ke rumah sakit, namun meninggal dunia akibat luka parah di tubuhnya.

“Korban sempat dibawa ke RS namun dinyatakan meninggal karena luka parah,” ungkapnya. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *