9 Tahun Buron, Pelaku Perampokan dan Pembunuhan di PALI Akhirnya Tertangkap

Hukrim, Sumsel355 Dilihat

PALI, KABAREMPATLAWANG.COM – Misteri kasus perampokan disertai pembunuhan yang menewaskan seorang perempuan di Desa Benakat Minyak, Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), akhirnya terungkap setelah sembilan tahun.

Pelaku berinisial D.G. (22), warga Desa Benakat Minyak, ditangkap Unit Reskrim Polsek Talang Ubi pada Minggu (14/9/2025) sekitar pukul 01.00 WIB.

Lihat Juga: Senjata Rakitan Dihancurkan di Mako Brimob, Kapolres Mura: Ini Langkah Menjamin Keamanan Warga

Lihat Juga: 7 Hari Berlalu Belum Ada Perkembangan Informasi dari Polres Empat Lawang, Adik Hendra Minta bergegas Tangkap Pelaku

Sementara itu, rekannya, F.P. alias Klencet (22), lebih dulu mendekam di Lapas Muara Enim karena kasus lain.

Kasus ini bermula pada 25 November 2016 silam. Kedua pelaku nekat membobol rumah seorang perempuan bernama Suarti, pemilik warung di Dusun II Desa Benakat Minyak. Namun, aksi mereka berubah menjadi tragedi berdarah ketika korban terbangun dan memergoki pelaku.

“Korban sempat terbangun saat pelaku masuk ke rumah. Karena panik, pelaku langsung melakukan kekerasan dengan memukul menggunakan kayu, lalu menusuk berulang kali hingga korban meninggal dunia. Setelah itu, pelaku membawa kabur perhiasan, rokok, mie instan, dan uang tunai sekitar Rp700 ribu,” ungkap Kapolsek Talang Ubi AKP Ardiansyah, S.H.

Kapolres PALI melalui Kapolsek Talang Ubi menegaskan pihaknya tidak akan memberi celah bagi pelaku kejahatan, meskipun sudah lama berusaha melarikan diri.

Lihat Juga: Dua dari Lima Pelaku Penodong Mobil Yaris Diamankan, Tiga Masih DPO

“Kasus ini bukti nyata bahwa hukum tidak pernah tidur. Setiap tindak pidana akan terus kami kejar, sekalipun pelaku bersembunyi bertahun-tahun. Tidak ada ruang aman bagi pelaku kejahatan, apalagi yang merenggut nyawa orang lain,” tegas Kapolres PALI.

Kini, D.G. sudah diamankan di Polsek Talang Ubi untuk proses hukum lebih lanjut. Polisi juga masih mendalami apakah ada pihak lain yang turut terlibat dalam peristiwa tragis tersebut. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *