Cekcok soal Beras Berujung Maut, Petani di Muratara Tewas Dibacok Tetangganya

Hukrim, Sumsel115 Dilihat

MURATARA, KABAREMPATLAWANG.COM – Seorang pria di Desa Embacang Ilir, Kecamatan Karang Jaya, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), Sumatera Selatan, tewas akibat luka bacok.

Korban bernama Slamet (48), seorang petani, warga Desa Embacang Baru Ilir, Kecamatan Karang Jaya. Ia tewas setelah diduga dibacok oleh Ahmad Hendri (33), yang tak lain adalah tetangganya sendiri.

Lihat Juga: Ini Modus Riko Irawan, Pelaku Pembunuhan Guru PPPK Ternyata Mantan Penjaga Kos

Lihat Juga: Diduga Korban Pembunuhan, Mayat Membusuk dalam Karung Gegerkan Warga Muba

Kanit Pidum Sat Reskrim Polres Muratara, IPDA Erwin, membenarkan peristiwa pembacokan yang mengakibatkan korban meninggal dunia. Tersangka telah diamankan pada Jumat, 5 Desember 2025, sekitar pukul 02.10 WIB.

Dijelaskan bahwa peristiwa itu terjadi di halaman depan rumah tersangka di Desa Embacang Baru Ilir, Kecamatan Karang Jaya, pada Kamis, 4 Desember 2025, sekitar pukul 12.00 WIB.

Kejadian berawal saat pelaku sedang makan di rumah, lalu korban datang dan berhenti di depan rumah. Korban kemudian memanggil pelaku dari luar dengan mengatakan “Hen minta beras tuh” sebanyak tiga kali.

Permintaan itu dijawab oleh istri pelaku dari dalam rumah, “ambek lah beras tuh cuma genti be duet aku”. Korban kemudian menjawab dari pinggir jalan, “ah dk mungkin sebesak itu ganti duet tuh”.

Setelah itu, pelaku mengintip lewat jendela untuk melihat korban. Ketika sedang melihat, korban kembali berkata, “keluar lah kau dikit aku dk takut, ,potong kemaluan aku nah men aku takut, walaupun kaki aku cacat aku dak takut” sambil memegang pisau.

Mendengar ucapan korban yang diulang-ulang, pelaku emosi. Ia kemudian mengambil sebilah egrek yang ada di dalam rumah, lalu langsung mengejar korban yang berada di pinggir jalan.

“Ketika pelaku mengejar ke arah semak-semak didepan rumah, korban terjatuh,” kata Kanit Pidum pada Minggu, 7 Desember 2025.

Saat korban terjatuh, pelaku membacok satu kali. Ketika melihat korban hendak berdiri sambil memegang pisau, pelaku kembali membacok sebanyak empat kali hingga pisau korban terjatuh.

“Pelaku setelah itu berhenti membacok korban dan saat itu korban pergi melarikan diri dengan menggunakan sepeda motor,” ungkapnya.

Lihat Juga: Setahun Buron, Pelaku Pembunuhan di Muara Enim Akhirnya Tertangkap di Tangerang

Polisi yang menerima informasi kejadian tersebut langsung mendatangi tempat kejadian perkara (TKP). Setibanya di lokasi, korban diketahui telah dirujuk ke Rumah Sakit AR Bunda Lubuklinggau. Kepolisian kemudian mengimbau keluarga tersangka untuk menyerahkannya.

Pelaku akhirnya berhasil diamankan pada Jumat, 5 Desember 2025, sekitar pukul 02.10 WIB. Ia mengakui telah melakukan pembacokan terhadap korban hingga tewas.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *