Diduga Korsleting Listrik, Tiga Rumah di Rantau Kasai Hangus, Kerugian Tembus Rp600 Juta

Peristiwa, Sumsel93 Dilihat

EMPAT LAWANG, KABAREMPATLAWANG.COM — Kebakaran hebat bikin geger warga Desa Rantau Kasai, Kecamatan Lintang Kanan, Kabupaten Empat Lawang, Sumatera Selatan, Minggu (8/2/2026) dini hari.

Peristiwa ini berujung pada tiga unit rumah warga yang hangus terbakar. Kerugian materi pun ditaksir tidak main-main, mencapai ratusan juta rupiah.

Lihat Juga: Ayah di OKU Selamatkan Anak dari Kebakaran, Rumah dan Mobil Ludes Terbakar

Api pertama kali terlihat sekitar pukul 03.00 WIB, saat mayoritas warga masih terlelap. Laporan kebakaran sendiri diterima Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Empat Lawang dari Camat Lintang Kanan pada pukul 02.55 WIB.

Begitu laporan masuk, petugas piket dari dua zona langsung bergerak cepat menuju lokasi kejadian. Armada dari Zona III Muara Pinang tiba di Tempat Kejadian Kebakaran (TKK) sekitar pukul 03.13 WIB, disusul unit dari Zona II Pendopo beberapa menit kemudian.

Lihat Juga: Empat Lawang Berduka!, Kebakaran Hebat di Martapura, Sikap Dalam, Dua Ludes, Dua Rusak Berat

Proses pemadaman berlangsung cukup intens. Berkat koordinasi cepat petugas Damkar dan bantuan aktif warga sekitar, api akhirnya berhasil dikendalikan dan dipadamkan sepenuhnya dalam waktu kurang lebih 70 menit.

Berdasarkan data Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Empat Lawang, tiga rumah yang terbakar habis masing-masing milik Ahil (2 KK, 2 jiwa), Sada (1 KK, 2 jiwa), dan Ning (1 KK, 1 jiwa).

Tak hanya itu, dua bangunan lainnya mengalami kerusakan berat, yakni rumah milik Cipto (1 KK, 4 jiwa) serta gedung PAUD/TK. Sementara satu rumah milik Naem (2 KK, 4 jiwa) tercatat mengalami kerusakan ringan.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Damkar dan Penyelamatan Kabupaten Empat Lawang, Supriyadi, SH, MM, menyebut dugaan awal penyebab kebakaran berasal dari korsleting listrik.

Lihat Juga: Tragedi Kebakaran di OKU Timur, 4 Pelajar Tewas Terjebak Api

“Dugaan sementara api dipicu hubungan arus pendek listrik. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, namun total kerugian materi diperkirakan mencapai sekitar Rp600 juta,” jelas Supriyadi.

Pasca kejadian, sejumlah warga terdampak dilaporkan membutuhkan bantuan darurat, khususnya keluarga yang kehilangan tempat tinggal serta fasilitas pendidikan PAUD yang mengalami kerusakan berat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *