MUSI RAWAS, KABAREMPATLAWANG.COM– Nasib nahas menimpa Joni, pemuda asal Dusun V, Desa Semeteh, Kecamatan Muara Lakitan, Kabupaten Musi Rawas (Mura).
Setelah sempat menjalani perawatan di rumah sakit, Joni akhirnya meninggal dunia pada Jumat (13/3/2026) dini hari setelah digigit ular jenis kobra di jari kaki sebelah kanannya.
Lihat Juga: Detik-Detik Damkar PALI Jinakkan King Kobra Sepanjang 3 Meter di Rumah Warga
Lihat Juga: Ular Kobra Muncul dari Sumur di Pasar Pulau Mas Empat Lawang, Tim Damkar Gercep Evakuasi
Peristiwa tragis ini bermula saat Joni sedang menikmati segelas kopi di teras rumah kakaknya usai berbuka puasa. Kejadian tersebut terjadi di Dusun 5, Desa Semeteh, Kecamatan Muara Lakitan, Mura, Kamis (12/3/2026) sekitar pukul 18.30 WIB.
Saat itu, suasana sore usai berbuka terlihat seperti biasa. Namun tanpa disadari, seekor ular kobra tiba-tiba mendekat dan langsung mematuk jari kaki kanan korban.
Kepala Desa (Kades) Semeteh, Yono, menjelaskan berdasarkan informasi dari warga, saat kejadian korban sedang berada di rumah kakaknya yang memang ia jaga sementara waktu.
“Posisi waktu kejadian, korban ini lagi nunggu rumah milik kakaknya. Karena kakaknya sedang pergi ke Lampung, jadi sementara dia yang nunggu,” ujarnya Jumat (13/3/2026) sore.
Awalnya, korban tidak menyadari jika luka di kakinya berasal dari gigitan ular berbisa. Namun karena kondisi luka terlihat mencurigakan dan mulai menimbulkan gejala, keluarga akhirnya membawa korban ke Puskesmas terdekat untuk mendapatkan penanganan medis.
Sementara korban mendapatkan perawatan, anggota keluarga lainnya mencoba mencari penyebab luka tersebut di sekitar rumah. Setelah dilakukan pengecekan, mereka menemukan seekor ular kobra yang bersembunyi di area sekitar lokasi kejadian, namun ular tersebut tidak berhasil ditangkap.
“Saat itu kemungkinan di puskesmas tak mampu mengobatinya, hingga akhirnya korban dibawa ke Rumah Sakit dr. Sobirin di Muara Beliti usai tarawih. Waktu korban dibawa ke puskesmas, keluarga mencari hewan yang gigit korban. Sampai akhirnya diketahui ternyata ular jenis kobra,” jelas Kades.
Karena racun bisa kobra diduga sudah menyebar ke seluruh tubuh, kondisi korban semakin kritis saat berada di rumah sakit. Meski sempat mendapatkan penanganan medis, nyawa Joni akhirnya tidak dapat diselamatkan.
Lihat Juga: Petugas Damkar PALI Bantu Lepas Cincin di Jari Wanita Muba yang Membengkak
Korban dinyatakan meninggal dunia pada Jumat (13/3/2026) sekitar pukul 00.00 WIB.
“Jam 12 malam itu saya dapat telepon dari kepala dusun dan dikabarkan korban sudah meninggal dunia di rumah sakit. Saat ini korban sudah dibawa kembali ke Dusun 5 Desa Semeteh untuk dimakamkan,” ungkap Yono. (Fir)
