EMPAT LAWANG, KABAREMPATLAWANG.COM — Kabar duka datang dari Polres Empat Lawang. Rinto (40), warga Desa Pagar Jati, Kecamatan Pasemah Air Keruh (Paiker), yang tengah menjalani masa tahanan kasus narkoba, dilaporkan meninggal dunia secara mendadak pada Sabtu (20/3/2026).
Kepergian Rinto bikin banyak pihak kaget. Pasalnya, pria yang baru ditangkap pada 4 Maret lalu itu disebut-sebut dalam kondisi sehat dan bugar sebelum akhirnya mengembuskan napas terakhir.
Lihat Juga: Tak Ada Ampun! Operasi Sikat Musi 2026 Persempit Gerak Preman dan Bandar Narkoba
Lihat Juga: Kafe Remang-Remang di Empat Lawang Digerebek, 33 Pengunjung Positif Narkoba
Sekitar 10 hari sebelum kabar duka ini muncul, sang istri masih sempat menjenguk Rinto di tahanan. Dari cerita warga, saat itu kondisinya terlihat baik-baik saja, tanpa tanda-tanda gangguan kesehatan.
”Seminggu lalu istrinya besuk beliau dalam keadaan sehat,” ungkap Juli, warga Paiker, saat dikonfirmasi.
Pihak keluarga juga menegaskan hal serupa. Mereka menyebut Rinto tidak punya riwayat penyakit serius, bahkan jarang sekali berurusan dengan fasilitas kesehatan.
“Iyo sehat, beliau ni memang dak katek riwayat sakit. Masuk Puskes be belum pernah,” tulis salah satu anggota keluarga melalui pesan singkat.
Situasi makin bikin tanda tanya. Meski dari keterangan dokter tidak ditemukan tanda kekerasan secara kasat mata, penyebab pasti kematian Rinto sampai sekarang masih belum jelas.
Di sisi lain, keluarga mengaku tidak melakukan visum. Mereka menyebut mendapat informasi bahwa biaya visum harus ditanggung sendiri, sehingga prosedur tersebut tidak dilakukan.
Lihat Juga: Oknum Briptu P Polisi Muratara Kepergok Bawa Narkoba di Lubuklinggau, Polres Benarkan Penangkapan
Kasat Tahti Polres Empat Lawang, Iptu Ahmad Luthfi, membenarkan adanya tahanan yang meninggal dunia usai sempat dilarikan ke rumah sakit.
” Iya memang benar ada tahanan yang meninggal setelah dibawa ke rumah sakit. Pada saat makan sahur bersama tahanan lainnya, almarhum merasakan sakit tiba-tiba. Oleh piket langsung dibawah ke rumah sakit dan meninggal dunia di rumah sakit,” bunyi keterangan Kasat Tahti kepada awak media, Sabtu (20/3). (Fir)
