OKUS, KABAREMPATLAWANG.COM – Warga Perumahan Walet, Jalan Pemkab, Kecamatan Muaradua, Kabupaten OKU Selatan, auto geger setelah ditemukannya jasad seorang wanita di dalam rumah kontrakannya, Rabu (25/3/2026) pagi.
Korban diketahui bernama Maria Simaremare, seorang pegawai Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) OKU Selatan yang selama ini tinggal seorang diri.
Lihat Juga: Ngeri! Lagi Santai Ngopi Pemuda di Musi Rawas Tewas Digigit Kobra
Lihat Juga: Kolam Penampungan Makan Korban, Dua Bocah Lubuklinggau Tewas Tenggelam
Penemuan jasad ini bermula dari rasa curiga warga karena korban sudah beberapa hari nggak kelihatan aktivitasnya. Warga sempat memanggil dari luar rumah, tapi nggak ada respons sama sekali. Sekitar pukul 08.00 WIB, warga akhirnya nekat buka paksa jendela kamar.
Begitu masuk ke dalam rumah, warga langsung kaget. Korban sudah tergeletak di lantai dalam kondisi mengenaskan dan bersimbah darah. Korban dipastikan telah meninggal dunia di lokasi kejadian.
Kapolres OKU Selatan AKBP I Made Redi Hartana melalui Kasat Reskrim AKP Aston L. Sinaga membenarkan peristiwa tersebut. Ia mengatakan, pihak kepolisian langsung gerak cepat ke lokasi begitu menerima laporan warga.
“Korban pertama kali ditemukan oleh tetangganya sekitar pukul 08.00 WIB. Setelah mendapat laporan, kami langsung mendatangi lokasi dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP),” ujar AKP Aston.
Dari hasil pemeriksaan awal, polisi menemukan luka serius di bagian leher korban yang mengarah pada dugaan tindak kekerasan.
“Dari hasil olah TKP awal, ditemukan luka di bagian leher korban. Saat ini jenazah sudah dievakuasi dan dibawa ke RSUD untuk pemeriksaan lebih lanjut,” jelasnya.
Ia menambahkan, korban diketahui masih lajang dan tinggal seorang diri di rumah kontrakan tersebut.
Hingga saat ini, pihak kepolisian masih terus mendalami kasus tersebut untuk mengungkap penyebab pasti kematian korban, termasuk kemungkinan adanya unsur tindak pidana.
Lihat Juga: Cekcok di Kandang Ayam Pagaralam Berujung Maut, Buruh Harian Tewas
“Kami masih mendalami kasus ini dan mengumpulkan keterangan saksi serta barang bukti di lokasi. Kami mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak berspekulasi sebelum ada hasil resmi penyelidikan,” tegasnya.
Saat ini, garis polisi masih terpasang di lokasi kejadian. Sementara itu, petugas terus melakukan pengembangan untuk mengungkap pelaku yang diduga terlibat dalam peristiwa ini. *
