LUBUK LINGGAU, KABAREMPATLAWANG.COM – Modus “pinjam hotspot” jadi celah aksi curanmor di Lubuklinggau. Seorang pemuda bernama Aditya Tamza alias Adit (20) berhasil diamankan polisi setelah diduga terlibat dalam pencurian sepeda motor milik seorang mahasiswa.
Adit diduga beraksi bersama tiga rekannya dalam satu komplotan. Ketiganya masing-masing berinisial P serta dua perempuan berinisial N dan D, yang hingga kini masih dalam pengejaran pihak kepolisian.
Pilihan Redaksi
Sadis!, Begal di Prabumulih Tendang Korban Perempuan Muda Hingga Terjatuh, Motor Raib Dibawa Kabur
Sadis! Begal di Pendopo Tendang Korban hingga Jatuh, Dua Pelaku Diburu Warga
Kurir Jadi Korban Begal Sadis di Empat Lawang, Motor & Paket Raib, Korban Luka Bacok
Kasat Reskrim Polres Lubuklinggau, M Kurniawan Azwar, menjelaskan korban dalam kejadian ini adalah Mareza Arladica (18), mahasiswa asal Kabupaten Musi Rawas.
Peristiwa terjadi saat korban berkunjung ke kos temannya di kawasan Lubuklinggau Timur I pada Selasa (10/3/2026) malam. Saat itu, korban memarkirkan sepeda motor Yamaha Vixion miliknya sebelum masuk ke dalam kos.
“Korban sempat bertemu dua pria dan dua wanita di lokasi dan sempat menyapa sebelum masuk ke kosan temannya,” ujar Kurniawan, Sabtu (4/4/2026).
Beberapa saat kemudian, dua perempuan yang sebelumnya ditemui korban datang menghampiri dengan alasan meminta hotspot karena kehabisan kuota internet.
Namun saat korban hendak pulang sekitar pukul 22.53 WIB, sepeda motor miliknya sudah tidak berada di tempat parkir.
“Korban sempat mencari dan mendatangi kamar dua wanita tersebut, tetapi mereka sudah tidak berada di lokasi,” jelasnya.
Korban pun langsung melapor ke Polres Lubuklinggau. Setelah dilakukan penyelidikan, polisi akhirnya mendapatkan informasi terkait keberadaan salah satu pelaku.
Lihat Juga: Baru Keluar Penjara, Residivis Begal di Empat Lawang Kembali Berulah
Tim Macan Satreskrim Polres Lubuklinggau kemudian bergerak cepat dan berhasil menangkap Adit di salah satu penginapan di kawasan Jalan Bukit Sulap pada Jumat (3/4/2026) sekitar pukul 00.30 WIB.
“Saat ditangkap, pelaku sedang nongkrong bersama teman-temannya. Pelaku mengakui perbuatannya bersama tiga rekannya yang kini masih dalam pengejaran,” pungkasnya. *
