Angin Kencang Bikin Plafon RSUD Sobirin Ambruk, Pelayanan Tetap Aman

Peristiwa, Sumsel21 Dilihat

MUSI RAWAS, KABAREMPATLAWANG.COM – Cuaca lagi nggak bersahabat, plafon koridor di RSUD dr Sobirin, Kecamatan Muara Beliti, Musi Rawas, ambruk dihantam angin kencang. Beruntung, insiden ini nggak sampai makan korban jiwa.

Direktur RSUD Sobirin, Sopian Hadi membenarkan kejadian tersebut. Ia mengatakan ambruknya sejumlah plafon disebabkan oleh angin kencang disertai hujan deras yang terjadi pada Minggu (5/4/2026).

Pilihan Redaksi

Atap Kanopi Bank di Lubuklinggau Ambruk Akibat Angin Kencang, Beruntung Tak Ada Korban Jiwa!

Dua Rumah Longsor di Jayaloka, BPBD Empat Lawang Turunkan 6 Personel ke Lokasi

Tertimpa Pohon Karet Tumbang, Pemotor di OKU Timur Tewas Seketika

“Saya dikabari kemarin bahwa ada kejadian itu, namun untungnya tidak ada korban jiwa. Kebetulan itu ruang koridor, jadi tidak ada pasien di rawat di sana, hanya sebagai lintasan tempat lewat,” katanya, Senin (6/6/2025).

Ia menjelaskan, area yang terdampak memang hanya koridor penghubung, sehingga tidak mengganggu aktivitas perawatan pasien secara langsung.

Ia mengaku saat ini pihak dari Dinas Pekerjaan Umum Cipta Karya, Tata Ruang, dan Pengairan (DPUCKTR-P) Musi Rawas telah meninjau lokasi pada Senin (6/4/2026).

“Kemungkinan besar karena faktor cuaca karena saat kejadian infonya sedang hujan angin. Saat ini masih diperiksa untuk pastinya,” ujarnya.

Meski sempat bikin khawatir, pelayanan di RSUD Sobirin Muara Beliti dipastikan tetap berjalan normal tanpa kendala berarti.

“Untuk palayanan tetap berjalan normal dan tidak ada kendala yang besar,” ungkapnya.

Sementara itu, Humas RSUD dr Sobirin Okto Rini mengatakan kondisi plafon saat itu dalam kondisi baik dan bagus. Namun karena hujan yang begitu deras membuat plafon tersebut ambruk.

“Saat hujan dan angin kencang, plafon langsung ambruk. Itu merupakan ruangan selasar atau penghubung antara gedung lantai 3 dengan gedung lantai 5, biasanya dijadikan tempat keluarga pasien menunggu pasien yang sedang dirawat di ruangan ICU atau MICU,” ungkapnya.

Lihat Juga:Cuaca Ekstrem di Lubuk Linggau, Polisi Sigap Evakuasi Pohon Tumbang

Nggak cuma plafon yang kena imbas, cuaca ekstrem ini juga bikin 10 titik CCTV di RSUD dr Sobirin ikut mati. Selain itu, beberapa pagar seng juga dilaporkan rusak akibat terjangan angin.

“Sudah melapor kepada pihak DPUCKTR-P untuk meminta bantuan perbaikan. Mereka bilang ambruknya itu akibat angin yang masuk melalui sela-sela dan terjebak di liter F dan akhirnya ambruk,” tuturnya. *

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *