Truk Batubara Adu Banteng di Muratara, Satu Tewas Terjebak di Kabin Terbakar

Peristiwa, Sumsel31 Dilihat

MURATARA, KABAREMPATLAWANG.COM – Kecelakaan maut lagi-lagi terjadi di jalur hauling batubara. Kali ini melibatkan dua dump truk di Jalan Hauling Km 108,5, Desa Ketapat Bening, Kecamatan Rawas Ilir, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), Kamis (9/4/2026) sekitar pukul 17.30 WIB.

Insiden ini bikin satu orang meninggal dunia di tempat, sementara dua lainnya mengalami luka-luka.

Pilihan Redaksi

Mantan Anggota DPRD Lubuklinggau Tewas Terlindas Fortuner, Avanza Hitam Kabur Usai Kecelakaan

Lansia di Muara Enim Tewas di Pinggir Jalan, Diduga Alami Kecelakaan Tunggal saat Hujan Lebat

Kecelakaan terjadi di Jalinsum Desa Lesung Batu, Kamis pagi, saat korban diduga hendak berbelok.

Begitu kejadian, tim dari Satreskrim dan Unit Laka Satlantas Polres Musi Rawas Utara langsung gercep ke TKP. Mereka langsung lakukan olah TKP, evakuasi korban, dan mengamankan lokasi supaya situasi tetap terkendali.

Korban meninggal diketahui berinisial TH (40), sopir dump truk milik PT DSB, warga Kabupaten Ogan Ilir. Nahas, korban ditemukan terjebak di dalam kabin yang sudah terbakar, sehingga tidak sempat menyelamatkan diri.

Sementara itu, dua korban selamat yakni MR (17), sopir dump truk milik PT IPLS, dan MRS (29), penumpang di kendaraan yang sama, berhasil keluar dari kobaran api. Keduanya sempat ditangani di Puskesmas Rawas Ilir sebelum akhirnya dirujuk ke RS Siloam Lubuk Linggau untuk perawatan lebih lanjut.

Dari hasil penyelidikan awal, kecelakaan ini bermula saat dump truk PT IPLS yang dikemudikan MR melaju dari arah Desa Ketapat Bening menuju Desa Macan Sakti dengan membawa muatan batubara. Di waktu yang sama, dari arah berlawanan, dump truk milik PT DSB yang dikemudikan TH melaju tanpa muatan.

Diduga, sopir dump truk PT DSB mencoba menyalip kendaraan di depannya. Sementara itu, sopir dump truk PT IPLS berusaha menghindar dengan membanting setir ke kanan. Tapi karena dari arah berlawanan juga ada kendaraan yang bergerak ke arah tersebut, tabrakan pun nggak terhindarkan.

Benturan keras bikin bagian depan kedua kendaraan langsung terbakar. Api dengan cepat membesar, hingga salah satu pengemudi tidak sempat keluar dari kabin.

Polisi sendiri sudah melakukan berbagai langkah, mulai dari olah TKP bareng Tim Identifikasi, koordinasi lintas fungsi antara Satreskrim dan Satlantas, sampai evakuasi korban dan pengamanan lokasi kejadian.

Kabid Humas Polda Sumatera Selatan Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya SIK MH menyampaikan, bahwa seluruh proses penanganan dilakukan secara cepat dan profesional.

Lihat Juga: Dua Pelajar di Muba Tewas dan Luka Ringan Akibat Kecelakaan Maut dengan Truk

“Personel kami telah bergerak cepat sejak awal kejadian, melakukan olah TKP secara komprehensif, serta memastikan korban luka mendapatkan penanganan medis dengan segera. Proses penyelidikan masih terus berjalan untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan para sopir kendaraan berat, khususnya di jalur hauling batubara, untuk selalu mengutamakan keselamatan dan menghindari manuver berisiko tinggi. Kepatuhan terhadap standar operasional jadi kunci utama supaya kejadian fatal seperti ini tidak terulang lagi. *

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *