Viral! Warga Lubuklinggau Terbaring Sakit di Kamboja, Tak Bisa Pulang karena Biaya

Peristiwa, Sumsel11 Dilihat

LUBUK LINGGAU, KABAREMPATLAWANG.COM – Jagat media sosial lagi ramai dengan beredarnya foto seorang pria asal Lubuklinggau, Sumatera Selatan, bernama Rahmat Julijanto.

Dalam foto tersebut, Rahmat terlihat sedang terbaring sakit, diduga berada di salah satu rumah sakit di Kamboja.

Pilihan Redaksi

Viral! Undangan Nikahan Ini Janjikan “40 Pajero”, Ternyata…

Viral Truk Batu Bara Dikawal Polisi di Muratara, Ternyata Hoaks! Dishub Minta Maaf

1.500 Wisatawan Serbu Air Terjun Temam, “Niagara Mini” Lubuklinggau Lagi Viral!

Informasi yang beredar menyebutkan, Rahmat tidak bisa kembali ke Indonesia karena terkendala biaya. Kondisi ini pun langsung menarik perhatian warganet.

Diketahui, Rahmat Julijanto merupakan warga Jalan Waringin, Kelurahan Puncak Kemuning, Kecamatan Lubuklinggau Utara II, Kota Lubuklinggau, Sumatera Selatan.

Dalam foto yang beredar, Rahmat tampak sedang menjalani perawatan medis. Disebutkan juga bahwa sebelumnya ia sempat tinggal di sekitar kantor KBRI di Kamboja, namun saat ini tidak memiliki biaya untuk pulang ke Tanah Air.

Tak hanya itu, dalam unggahan tersebut juga dijelaskan bahwa ponsel milik Rahmat sempat mengalami kerusakan, sehingga seluruh kontak keluarganya hilang.

Menanggapi hal ini, Ketua RT-03 Kelurahan Puncak Kemuning, Kopli, membenarkan bahwa Rahmat adalah warganya.

“Iya benar, itu warga kita. Tapi setahu saya beliau bekerja di Jakarta, bukan Kamboja,” katanya, Jumat (17/4/2026).

Kopli juga menyampaikan bahwa berdasarkan informasi dari keluarga, Rahmat terakhir kali pulang ke Lubuklinggau pada tahun 2023.

“Semalam sudah saya tanya ke neneknya, dia bilang kalau Rahmat ini pulang ke Lubuklinggau tahun 2023 silam. Sejak saat itu tidak pernah pulang lagi,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa kedua orang tua Rahmat sudah lama meninggal dunia. Setelah menyelesaikan sekolah, Rahmat kemudian merantau ke Jakarta sejak tahun 2020.

“Dia ini berdua, kalau adiknya kerja di Lubuklinggau. Dia bilang sudah ditelepon pihak KBRI, kata pihak KBRI diminta untuk biaya rumah sakit dan bila ingin dipulangkan itu biaya ditanggung keluarga,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Lubuklinggau, Hasan Andria, mengatakan pihaknya masih menelusuri kebenaran informasi yang beredar.

Lihat Juga: Viral Video Diduga Eks Guru SMP di Prabumulih, Disdik Pastikan Tak Lagi Mengajar

“Malam (Kamis) tadi sudah saya sebarkan ke pihak saya untuk menelusuri informasi tersebut. Sampai saat ini belum ada yang menyampaikan ataupun melapor ke kami,” ujarnya.

“Kalaupun keluarganya ada silahkan melapor kepada kami agar bisa dibantu, karena informasi yang kami dapat saat ini masih belum jelas,” ujarnya. *

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *