Dulu Rival, Kini Bersatu! HBA & Joncik Bikin Paripurna Empat Lawang Penuh Makna

EMPAT LAWANG, KABAREMPATLAWANG.COM – Vibes haru sekaligus penuh makna terasa kuat di rapat paripurna peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-19 Kabupaten Empat Lawang yang digelar di Gedung Serbaguna Pemkab Empat Lawang, Senin (20/4) siang.

Perayaan dengan moto Saling Keruani Sangi Kerawati ini jadi momen kumpulnya banyak tokoh penting. Mulai dari pejabat Pemprov Sumatera Selatan, kepala daerah dari wilayah sekitar, sampai tamu undangan dari Provinsi Bengkulu ikut hadir meramaikan suasana.

Pilihan Redaksi

Empat Lawang fokus ke pertanian Target besar: 1.200 hektare sawah baru di 2026!

Warning Keras Disdikbud Empat Lawang: Jangan Main Data PIP, Bisa Rugikan Siswa!

Dugaan Pungli Mencuat, Oknum Polisi di Empat Lawang Diperiksa

Tapi yang paling bikin publik auto fokus adalah kehadiran mantan Bupati Empat Lawang, H. Budi Antoni Aljufri (HBA). Sosok yang dikenal punya pengaruh besar dalam perjalanan politik Empat Lawang ini datang bareng mantan Bupati lainnya, H. Syahril Hanafiah, serta Bupati aktif Dr. H. Joncik Muhammad.

Kehadiran para tokoh ini langsung jadi simbol kuat persatuan, apalagi di tengah dinamika politik yang selama ini sering jadi perhatian warga.

Momen makin menarik saat Bupati Joncik Muhammad secara langsung menyapa HBA dalam sambutannya.

“Hadir juga Bupati Empat Lawang periode 2008–2013 dan 2013–2015, saudara H. Budi Antoni Aljufri. Beliau ini teman seperjuangan saya, semasa di Kabupaten Lahat pernah menang, pernah juga kalah. Ketika di Empat Lawang bertarung dan pernah menjadi bupati,” ujar Joncik.

Sontak, suasana yang awalnya khidmat langsung pecah jadi tepuk tangan meriah dari peserta paripurna dan tamu undangan.

Bukan tanpa alasan, sejak awal berdirinya Kabupaten Empat Lawang, dua tokoh ini dikenal sering berhadapan dalam berbagai kontestasi politik di Bumi Saling Keruani Sangi Kerawati.

Meski dulu sempat beda kubu, momen kebersamaan mereka di HUT ke-19 ini ngasih pesan kuat: politik itu seharusnya jadi jalan untuk membangun daerah, bukan bikin perpecahan.

Keduanya juga sama-sama pernah ngerasain menang dan kalah dalam perjalanan politik. Karena itu, masyarakat diharapkan nggak lagi terjebak polarisasi cuma gara-gara beda pilihan.

Momentum ini jadi reminder kalau semua elemen masyarakat dan tokoh daerah punya tujuan yang sama, yaitu memajukan Empat Lawang dan meningkatkan kesejahteraan warga.

Lihat Juga: Curah Hujan Tinggi, Polisi Empat Lawang Perketat Patroli & Pantau Sungai Musi

Dengan suasana yang hangat dan penuh kekeluargaan di peringatan HUT ke-19 ini, harapannya pesta demokrasi ke depan, termasuk Pilkada Empat Lawang, bisa berjalan aman, damai, dan tetap positif.

Semoga semangat persatuan yang terlihat di paripurna ini bisa jadi contoh buat semua masyarakat agar tetap solid dalam menentukan pemimpin masa depan, tanpa harus terpecah karena perbedaan pilihan. *

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *