Gudang BBM Ilegal di Musi Rawas Digerebek, Puluhan Ton Disita dan 14 Orang Diamankan

Hukrim, Sumsel6 Dilihat

MUSI RAWAS, KABAREMPATLAWANG.COM – Tim Subdit IV Tindak Pidana Tertentu (Tipidter) Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Sumatera Selatan menggerebek gudang yang diduga menjadi tempat penimbunan bahan bakar minyak (BBM) ilegal di wilayah Kabupaten Musi Rawas.

Operasi yang dipimpin AKBP Ahmad Budi Martono tersebut berlangsung pada Selasa, 21 April 2026, dengan menyasar tiga gudang di sepanjang Jalan Lintas Linggau–Sarolangun.

Pilihan Redaksi

Warga Cegat Truk Diduga Bawa Solar ke Tambang Emas Ilegal di Muratara

Pakai Panther dan Plat Palsu!, Satreskrim OKU Tangkap Petani “Nak Solar”

Ngeri! Lagi Mau Isi BBM, Wanita di Lubuklinggau Dihentikan OTK dan Dirampas Motornya

Dari hasil penggerebekan, petugas berhasil mengamankan puluhan ton BBM subsidi dari lokasi. Jenis BBM yang ditemukan beragam, mulai dari solar, pertalite hingga minyak tanah yang diduga ditimbun untuk kepentingan ilegal.

“Betul, ada tiga gudang yang kita gerebek. Di sana ditemukan puluhan ton BBM subsidi yang ditimbun pelaku,” tegas Kasubdit IV Tipidter Ditreskrimsus Polda Sumsel, AKBP Ahmad Budi Martono.

Selain menyita barang bukti, polisi juga mengamankan 14 orang dari lokasi kejadian. Mereka terdiri dari sopir, pemilik gudang, penjaga, hingga pekerja yang diduga terlibat dalam aktivitas tersebut.

Identitas yang diamankan di antaranya I dan AD sebagai sopir, FD selaku pemilik gudang, EG yang merupakan adik pemilik, HA sebagai penjaga gudang, serta delapan pekerja lainnya berinisial RK, FF, RS, RR, FE, dan YS.

“Seluruh yang diamankan saat ini masih menjalani pemeriksaan lebih lanjut,” ujarnya.

Lihat Juga: Diduga Akibat Ponsel Menyala, Toyota Kijang Kapsul Terbakar Saat Isi BBM di SPBU Muara Enim

Polda Sumatera Selatan menegaskan bahwa pengungkapan ini tidak berhenti sampai di sini. Penyidik masih melakukan pendalaman untuk mengungkap kemungkinan adanya jaringan yang lebih luas di balik praktik penimbunan BBM subsidi tersebut.

“Kami masih melakukan pendalaman untuk mengungkap siapa saja yang terlibat. BBM yang ditemukan seluruhnya jenis subsidi,” tegas Budi. *

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *