Ibu Tewas Dibunuh Putrinya Saat Salat Zuhur di Bengkulu, Simak Kronologisnya!

Hukrim, Sumsel143 Dilihat

BENGKULU, KABAREMPATLAWANG.COM – Teror mencekam mengguncang Kota Bengkulu, Sabtu (2/8/2025) siang. Di sebuah rumah di Jalan Manggis, Kelurahan Panorama, suasana hening salat Zuhur berubah menjadi tragedi berdarah.

Seorang ibu rumah tangga berinisial YT (50) tewas mengenaskan di tangan putri kandungnya sendiri, NR (18).

Lihat Juga: Ngeri! Ibu Dibunuh Anak Kandungnya di Bengkulu, Pelaku Mengaku Kesurupan

Lihat Juga: Tragis! Imam Tewas Tersengat Alat Setrum Miliknya Sendiri Saat Cari Ikan di Sawah

Lihat Juga: Tragedi di OKU, Lansia Tewas dan 1 Lainnya Luka Parah setelah Ditebas Rekan Kerja

Aksi sadis itu terjadi sekitar pukul 13.00 WIB. Kala itu, korban sedang khusyuk menunaikan salat. Tanpa isyarat, tanpa ampun, pelaku mendekati ibunya dari belakang, mengayunkan ulekan cobek ke kepala korban, lalu menikam leher dan dada sang ibu sebanyak tiga kali. Darah bersimbah, keheningan rumah berubah menjadi saksi bisu kekejian yang tak terbayangkan.

Namun yang mengejutkan bukan hanya tindakannya, tetapi juga ketenangan NR setelah melakukan pembunuhan. Ia keluar rumah dengan langkah tenang, menyapa tetangga dan mengatakan kalimat yang membuat nyali warga tercekat.

Ia mengaku telah membunuh ibunya dan menitipkan adik-adiknya. Seketika, kabar itu menyebar dan warga bergegas melapor ke polisi.

Petugas dari Polsek Gading Cempaka yang menerima laporan langsung menuju lokasi kejadian. Tanpa perlawanan, NR diringkus.

“Pelaku dari TKP langsung kita amankan,” ujar Kanit Reskrim Polsek Gading Cempaka, Iptu Putra Agung.

Warga sekitar mengenal NR sebagai sosok yang memiliki riwayat gangguan kejiwaan. Hal ini tengah didalami oleh pihak kepolisian.

“Untuk itu (pernah gangguan jiwa) masih kita selidiki, namun informasi yang kita dapat dari warga sekitar sudah pernah dirawat di rumah sakit jiwa,” katanya.

Kini, NR masih menjalani pemeriksaan intensif guna mengungkap motif di balik aksi keji tersebut. Kasus ini ditangani langsung oleh Sat Reskrim Polresta Bengkulu. Satu keluarga porak-poranda, dan masyarakat pun bertanya-tanya apa yang sebenarnya terjadi dalam rumah itu sebelum tragedi mengguncang?. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *