Miris Pria di Lubuklinggau Aniaya Ayah Kandungnya, Ancam Bunuh dengan Parang

Hukrim, Sumsel137 Dilihat

LUBUKLINGGAU, KABAREMPATLAWANG.COM – Seorang pria di Kota Lubuklinggau, Sumatera Selatan, tega menganiaya dan mengancam akan membunuh ayah kandungnya sendiri. Pelaku diketahui bernama Redi (23), warga Jalan Perumnas Dayang Torek, Kelurahan Ulak Lebar, Kecamatan Lubuklinggau Barat II.

Korban adalah Ujang Romli (65) yang mengalami luka memar di pelipis kiri serta trauma akibat kekerasan yang dilakukan anaknya.

Lihat Juga: Junaidi, Residivis Narkoba, Lompat Dari Lantai Dua Rumahnya Pas Disergap Polisi

Lihat Juga: Razia Malam di Lubuklinggau: 7 Pasangan Ilegal dan 4 Butir Ekstasi Diamankan

Kanit Reskrim Polsek Lubuklinggau Barat, Aiptu Erwinsyah, menjelaskan bahwa penganiayaan terjadi pada Senin (11/8/2025) sekitar pukul 23.00 WIB di rumah korban.

“Pelaku melakukan pengancaman menggunakan parang dan memukul korban berkali-kali,” tegas Erwinsyah, Rabu (13/8/2025).

Peristiwa bermula saat adik pelaku, Anarya (19), pulang kerja diantar temannya, Doni. Melihat kedatangan Doni, pelaku langsung marah dan mengusirnya.

Korban yang tidak nyaman melihat sikap anaknya kemudian menegur pelaku dan memintanya masuk ke rumah. Namun, teguran itu justru memicu kemarahan Redi.

Tanpa pikir panjang, pelaku memukul ayahnya lima kali di pelipis kiri hingga korban terjatuh.

Tak berhenti di situ, pelaku masuk ke rumah lalu keluar lagi sambil membawa parang. Ia mengacungkan senjata itu ke arah korban sambil berteriak ancaman pembunuhan.

“Mati nga bak,” ucap pelaku seperti ditirukan polisi.

Aksi ini sempat dihalangi Doni, namun pelaku kemudian pergi sambil membawa parang.

Lihat Juga: Waduh!, Dua Anak di Jatim Serahkan Ibu Kandung ke Panti Jompo, Minta Tak Beri Kabar Jika Sang Ibu Meninggal

Korban melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Lubuklinggau Barat. Polisi langsung bergerak melakukan penyelidikan dan pencarian.

Keesokan harinya, Selasa (12/8/2025) sekitar pukul 15.00 WIB, pelaku berhasil ditangkap di wilayah yang sama, tak jauh dari rumahnya. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *