LUBUK LINGGAU, KABAREMPATLAWANG.COM – Warga RT 3, Kelurahan Marga Bakti, Kecamatan Lubuklinggau Utara I, Kota Lubuklinggau, Sumatera Selatan, mendadak heboh. Seorang pria ditemukan tewas bersimbah darah di depan rumah warga, Sabtu pagi (24/1/2026).
Korban diketahui bernama Suhar. Ia diduga tewas dibunuh oleh adik iparnya sendiri, Supriadi.
Lihat Juga: Cekcok soal Beras Berujung Maut, Petani di Muratara Tewas Dibacok Tetangganya
Tragisnya, peristiwa ini terjadi saat suasana duka masih menyelimuti rumah korban, bersamaan dengan prosesi pemakaman orang tua korban yang sedang berlangsung sekitar pukul 09.00 WIB.
Kapolsek Lubuklinggau Utara I, Iptu Sumardi Candra, membenarkan adanya tindak pidana penganiayaan berat (Anirat) yang menyebabkan korban meninggal dunia. Menurutnya, korban mengalami luka bacok serius di beberapa bagian tubuh.
“Pelaku saat ini sudah kita amankan di Polsek Lubuklinggau Utara atas nama inisial S dan korban sudah di makamkan oleh pihak keluarga di Kelurahan Marga Bakti inisial korban S,” kata Kapolsek, Sabtu sore.
Ia menjelaskan, korban meninggal dunia akibat luka bacok di bagian belakang kepala, tangan kiri dan kanan, jari, serta belakang telinga. Hingga kini, motif pembacokan masih dalam penyelidikan pihak kepolisian.
Lihat Juga: Pelaku Pembacokan Sepupu di Musi Rawas Ditangkap Tanpa Perlawanan, Motif Diduga Soal Batas Lahan
Dijelaskan, untuk motif pembacokan tersebut masih didalami pihaknya. Sebab, sambung Kapolsek, belum ada saksi yang bisa menjelaskan secara rinci apa penyebab kejadian tersebut.
“Rumah pelaku dengan korban tidak jauh, bertetangga,” ujarnya.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, sebelum kejadian, sejumlah keluarga dan warga sekitar pada pagi hari sekitar pukul 09.00 WIB sedang pergi mengantar jenazah orang tua korban ke pemakaman.
Sementara itu, korban tidak ikut ke pemakaman dan hanya berada di rumah. Namun saat prosesi pemakaman berlangsung, warga yang berada di lokasi makam mendapat kabar adanya perkelahian. Usai pemakaman selesai, warga bersama keluarga korban langsung kembali ke rumah.
“Disitu ada warga yang melihat antara korban dengan pelaku ada semat uduk sama-sama ngopi di satu tempat,” ungkap Kapolsek.
Lebih lanjut, saat ditanya apakah antara pelaku dan korban memiliki hubungan keluarga, Kapolsek mengatakan pihaknya masih melakukan pendalaman.
Lihat Juga: Diduga Sengketa Lahan, Pria di Musi Rawas Tewas Dibacok Sepupunya Sendiri
“Kalau hubungan kekerabatan masih kami dalami apakah memang ada hubungan orang tua ataupun dari runut dari kekeluargaannya. Korban tadi sudah dimakamkan,” pungkasnya
