Kantor Lurah Pasar Muara Beliti Disegel Warga, Lurah Diminta Dinonaktifkan

Peristiwa, Sumsel273 Dilihat

MUSI RAWAS, KABAREMPATLAWANG.COM – Ratusan warga di Musi Rawas, Sumatera Selatan, kompak melakukan aksi penyegelan Kantor Lurah Pasar Muara Beliti. Aksi ini jadi bentuk protes warga yang menuntut agar Lurah Pasar Muara Beliti, Arief Candra, segera dinonaktifkan dari jabatannya.

Sebelum penyegelan dilakukan, warga lebih dulu menggelar aksi demo di depan Kantor Pemkab Musi Rawas pada Kamis (29/1/2026). Dalam aksi tersebut, massa menyuarakan tuntutan langsung kepada Bupati Musi Rawas, Ratna Machmud.

Lihat Juga: Jalan Rusak Dikeluhkan Warga, Wabup Musi Rawas & Polres Turun Langsung ke Lokasi

Warga mendesak bupati agar segera menonaktifkan Arief Candra karena diduga menyalahgunakan kewenangan. Dugaan tersebut berkaitan dengan penerbitan Surat Keputusan (SK) Pelaksana Tugas (Plt) Ketua RT yang dinilai dilakukan tanpa musyawarah dan tanpa melibatkan masyarakat.

Usai aspirasinya diterima oleh Asisten II Mukhlisin, massa tak berhenti sampai di situ. Mereka langsung bergerak menuju Kantor Lurah Pasar Muara Beliti dan melakukan penyegelan sebagai bentuk kekecewaan.

Koordinator aksi, Tommy J Pisa, menyebut lurah diduga mencopot sejumlah Ketua RT secara sepihak dan menggantinya dengan Plt tanpa prosedur yang jelas. Dari total 13 RT yang ada di Kelurahan Pasar Muara Beliti, sebanyak 12 RT ditunjuk Plt oleh lurah tanpa melalui musyawarah dan tanpa alasan yang transparan.

“Permasalahan yang kami sampaikan pada hari ini bukan masalah pribadi, bukan dendam, dan juga bukan kepentingan politik. Ini adalah masalah tata kelola pemerintahan,” katanya, Kamis (29/1/2026).

Menurut Tommy, dugaan penyalahgunaan kewenangan tersebut berdampak luas. Selain memicu perpecahan antarwarga, kondisi ini juga dinilai mengganggu pelayanan publik di tingkat kelurahan.

“Tak hanya itu, pelayanan publik juga ikut terganggu dan kepercayaan masyarakat terhadap pejabat di kelurahan pun menurun. Maka dari itu kami mendesak bupati untuk segera membebastugaskan Lurah Pasar Muara Beliti dari jabatannya demi objektivitas pemeriksaan,” jelasnya.

Lihat Juga: Miris! Kakek di Musi Rawas Perkosa Perempuan ODGJ di Kebun Sawit, Aksi Bejat Dipergoki Warga

Selain mendesak bupati, massa juga meminta Inspektorat Musi Rawas untuk segera melakukan pemeriksaan menyeluruh agar persoalan tersebut dapat diselesaikan secara transparan dan adil.

“Kami percaya Bupati Musi Rawas (Ratna Machmud) memiliki kewenangan dan tanggung jawab moral untuk menyelesaikan persoalan ini secara adil dan bermartabat,” tuturnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *