EMPAT LAWANG, KABAREMPATLAWANG.COM – Pemerintah Kabupaten Empat Lawang melalui Dinas Sosial Kabupaten Empat Lawang menggelar rapat evaluasi tata kelola Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) Sekolah Rakyat Triwulan I Tahun 2026.
Rapat ini menjadi bagian dari upaya serius pemerintah daerah dalam memastikan kualitas layanan pendidikan berbasis sosial terus berjalan maksimal dan tepat sasaran.
Lihat Juga: ODGJ di Lubuklinggau Diamankan Usai Resahkan Warga, Sempat Serang Keluarga Pakai Pisau
Lihat Juga: Miris! Kakek di Musi Rawas Perkosa Perempuan ODGJ di Kebun Sawit, Aksi Bejat Dipergoki Warga
Kegiatan evaluasi dilaksanakan di Sekolah Rakyat Terintegritas 15 Kabupaten Empat Lawang dan berlangsung di Ruang Rapat Madani, Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Empat Lawang, Selasa (10/2/2026).
Sejumlah pihak terkait turut hadir, mulai dari unsur perangkat daerah, pengelola Sekolah Rakyat, hingga para pemangku kepentingan yang terlibat langsung dalam pelaksanaan program tersebut.
Kepala Dinas Sosial Kabupaten Empat Lawang, Eka Agustina, menyampaikan bahwa rapat evaluasi ini merupakan agenda rutin untuk melihat sejauh mana capaian program berjalan, sekaligus mengidentifikasi berbagai tantangan yang ditemui di lapangan.
“Serta merumuskan langkah-langkah perbaikan ke depan agar pelaksanaan Sekolah Rakyat semakin optimal dan berkelanjutan,” kata Eka.
Menurut Eka, Program Sekolah Rakyat punya peran penting dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia, khususnya bagi masyarakat yang membutuhkan perhatian dan pendampingan sosial secara berkelanjutan.
Karena itu, tata kelola program harus terus diperbaiki agar pelaksanaannya benar-benar tepat sasaran, transparan, serta mampu memberikan dampak nyata bagi para peserta didik.
“Evaluasi ini bukan semata-mata untuk menilai kekurangan, tetapi lebih kepada memastikan bahwa seluruh proses berjalan sesuai dengan tujuan awal program. Dengan tata kelola yang baik, Sekolah Rakyat diharapkan mampu menjadi ruang belajar yang inklusif, aman, dan memberdayakan,” jelasnya.
Lebih lanjut, Eka juga mengimbau seluruh pengelola dan pihak terkait agar terus meningkatkan koordinasi dan komunikasi lintas instansi. Menurutnya, sinergi yang solid menjadi kunci utama keberhasilan program lintas sektor seperti Sekolah Rakyat.
“Sehingga setiap permasalahan dapat diselesaikan secara bersama-sama dan konstruktif,” imbaunya.
Eka berharap, hasil evaluasi Triwulan I ini dapat menjadi pijakan penting untuk perbaikan di triwulan berikutnya, baik dari sisi manajemen, pendampingan peserta, maupun pemenuhan sarana dan prasarana pendukung.
“Dengan demikian, Sekolah Rakyat di Kabupaten Empat Lawang dapat terus berkembang dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat,” harapnya.
Baca selengkapnya disini
