EMPAT LAWANG, KABAREMPATLAWANG.COM – Nasib kurang beruntung dialami Jimi Suganda, warga Desa Babatan, Kecamatan Lintang Kanan, Kabupaten Empat Lawang. Ia diduga menjadi korban salah tangkap oleh Unit Pidum Satreskrim Polres Empat Lawang pada Minggu (8/3/2026).
Tak hanya diduga salah sasaran, Jimi juga dikabarkan mengalami luka lebam di bagian wajah yang diduga terjadi saat proses penangkapan.
Lihat Juga: Gerak Cepat Polisi, Pelaku Curas di Lintang Kanan Empat Lawang Diringkus Kurang dari 24 Jam
Lihat Juga:Kenalan di Facebook Berujung Curas, Wanita Lubuklinggau Kehilangan Motor dan Ponsel
Penangkapan tersebut berkaitan dengan kasus perampokan sepeda motor milik Hely Ziyah yang terjadi pada Jumat (6/3/2026). Tim Opsnal Unit Pidum Polres Empat Lawang kemudian menjemput Jimi di rumahnya pada Minggu sore.
Namun, langkah penangkapan ini memicu tanda tanya dari pihak keluarga dan kuasa hukum, yang menilai ada sejumlah kejanggalan dalam proses tersebut.
Dari keterangan keluarga, Jimi disebut memiliki alibi kuat pada saat kejadian perampokan berlangsung. Pada hari itu, ia diketahui sedang bekerja di proyek konstruksi bersama Kepala Desa Muara Danau, Agung.
“Saat kejadian perampokan, Jimi sedang bekerja konstruksi dengan saya. Jadi tidak mungkin dia berada di lokasi kejadian perampokan tersebut,” ungkap Agung, Kepala Desa Muara Danau, saat memberikan kesaksian bersama salah satu warganya, Yogi.
Merasa keberatan dengan kondisi Jimi yang disebut mengalami luka di wajah serta tuduhan yang dianggap tidak tepat sasaran, pihak keluarga akhirnya menunjuk tim kuasa hukum dari Kantor Hukum RISKI AP RENDI, SH, PARTNETS yang terdiri dari Dr. Saipuddin Zahri, SH., MH., M Daud Dahlan, SH., MH., M Maulana Kusuma W, SH., MH., dan Adv. Rikdi AP Rendi, SH.
Lihat Juga: Curas di Depan Kejari Kepahiang Terungkap, Dua Pelaku Warga Padang Tepong, Empat Lawang
“Kami menyayangkan tindakan represif yang dilakukan oknum anggota Polri di lapangan. Klien kami memiliki saksi kunci, yaitu Kepala Desa Muara Danau, CCTV yang menyatakan bahwa yang bersangkutan sedang bekerja disamping rumah nya pada saat peristiwa pidana terjadi dan hingga saat ini surat penangkapan korban juga belum diterima,” tegas Rendi.
Sementara itu, Kanit Pidum Polres Empat Lawang, Ipda M Yulius Saputra, SH, saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon belum memberikan keterangan lebih lanjut. Ia diketahui sedang berada di Kota Jambi. (Fir)
