Sempat Duduk di Rel, Remaja Disabilitas Tewas Tertemper Kereta di Lubuklinggau

Peristiwa, Sumsel170 Dilihat

LUBUK LINGGAU KABAREMPATLAWANG.COM — Seorang remaja pria di Lubuklinggau, Sumatera Selatan, bernama Fredika (16) tewas setelah tertemper kereta api.

Korban diketahui merupakan penyandang disabilitas tunarungu dan tunawicara. Peristiwa nahas tersebut terjadi saat korban berada di tengah rel kereta api.

Lihat Juga: Pria Ditemukan Tewas di Rumahnya di OKU Timur, Polisi Pastikan Bukan Kasus Kriminal

Lihat Juga: Geger! Pegawai Bawaslu OKU Selatan Ditemukan Tewas Bersimbah Darah di Kontrakan

Kejadian berlangsung di rel kereta api Jalan Patimura, RT 01, Kelurahan Mesat Seni, Kecamatan Lubuklinggau Timur II, Kota Lubuklinggau, Sumatera Selatan, pada Minggu (29/3/2026) sekitar pukul 15.00 WIB.

Kapolres Lubuklinggau, AKBP Adithia Bagus Arjunadi, menjelaskan bahwa sebelum kejadian, korban sempat pergi ke warung yang tidak jauh dari rumahnya untuk membeli rokok.

“Setelah membeli rokok, korban berjalan meninggalkan warung kemudian berhenti dan sempat duduk di rel kereta api sambil menghisap rokok,” katanya saat dikonfirmasi detikSumbagsel, Minggu (29/3/2026).

Tidak lama kemudian, lanjut Adithia, kereta api dengan rute Palembang–Lubuklinggau melintas di jalur tersebut. Korban yang saat itu duduk di rel tidak menyadari kedatangan kereta karena mengalami gangguan pendengaran.

“Akibatnya kereta tersebut langsung menabrak korban hingga terpental kurang lebih 500 meter yang menyebabkan korban langsung meninggal dunia di tempat dengan keadaan tubuh yang tidak utuh,” jelasnya.

Lihat Juga: Ngeri! Lagi Santai Ngopi Pemuda di Musi Rawas Tewas Digigit Kobra

Usai kejadian, korban segera dievakuasi oleh Unit Inafis Satreskrim Polres Lubuklinggau dan dibawa ke Rumah Sakit Siti Aisyah untuk dilakukan autopsi.

“Setelah dibawa ke rumah sakit, jenazah korban langsung dibawa ke rumah duka untuk segera dimakamkan di TPU Kelurahan Muara Enim, Kecamatan Lubuklinggau Barat I,” tuturnya. *

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *