EMPAT LAWANG, KABAREMPATLAWANG.COM – Warga Desa Makarti Jaya, Kecamatan Tebing Tinggi, Kabupaten Empat Lawang, dihebohkan dengan penemuan seorang bayi perempuan tanpa identitas dalam kondisi hidup, Senin (13/4/2026) sekitar pukul 10.30 WIB.
Peristiwa tersebut terjadi di Jalan 3B Desa Makarti Jaya. Bayi ditemukan di area semak belukar di pinggir jalan oleh warga yang melintas.
Pilihan Redaksi
Penemuan Jenazah di Irigasi Tanah Periuk: Warga Geger, Polisi Ungkap Dugaan Penyebab
Keluarga Minta Pelaku Dihukum Berat, Penemuan Mayat di Ngulak 3 Mulai Terungkap
Penemuan Tengkorak Manusia dalam Sumur Membuka Misteri Identitas yang Belum Diketahui
Berdasarkan data yang dihimpun, bayi tersebut diperkirakan baru saja dilahirkan. Saat ditemukan, kondisinya masih hidup dan langsung mendapatkan pertolongan.
Saksi mata, Herwan alias Jok, menjadi orang pertama yang menemukan bayi tersebut saat sedang melintas menggunakan sepeda motor.
Pada Hari Senin tanggal 13 April pukul 10.30 Wib Sdr HERWAN ALS JOk melintas dengan menggunakan sepeda motor di Jalan 3b Desa Makarti Jaya Kec. Tebing Tinggi Kab. Empat Lawang mendengar suara tangisan bayi, dan langsung menghentikan sepeda motornya, selanjutnya ia menemukan bayi tersebut dalam kondisi menangis di semak belukar pinggir jalan.
Mengetahui hal tersebut Sdr. HERMAN als JOK memutar sepeda motor nya dan melapor ke Kantor Sat Pol PP Kab. Empat Lawang.
Setelah menerima laporan tersebut, petugas Satpol PP langsung bergerak cepat menuju lokasi. Salah satu anggota, Linda, kemudian mengevakuasi bayi tersebut untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.
Bayi tersebut langsung dibawa ke RSUD Kabupaten Empat Lawang guna mendapatkan perawatan medis secara intensif.
Dari hasil pemeriksaan awal tenaga medis, bayi perempuan tersebut dalam kondisi sehat dan diduga baru dilahirkan.
Lihat Juga: Breaking News, Beredar Video Penemuan Tengkorak dan Tulang Manusia di Dalam Sumur
Saat ini, bayi masih dalam perawatan pihak rumah sakit. Sementara itu, pihak berwenang tengah melakukan penelusuran terkait identitas dan asal-usul bayi tersebut.
Masyarakat diimbau untuk segera melapor apabila memiliki informasi yang dapat membantu proses penanganan kasus ini. *
