EMPAT LAWANG, KABAREMPATLAWANG.COM – Warga Kabupaten Empat Lawang sempat dibuat heboh oleh kabar viral terkait dugaan konflik antar rekan kerja yang disebut-sebut dipicu isu perselingkuhan. Isu tersebut menyeret nama oknum anggota Satpol-PP berinisial TT dan oknum P3K Damkar berinisial AL.
Namun, untuk meluruskan berbagai informasi yang simpang siur, kedua belah pihak bersama suami sah dari TT akhirnya buka suara lewat klarifikasi resmi pada Minggu malam (12/4/2026).
Pilihan Redaksi
Dari Isu Perselingkuhan Berujung Kekerasan, Oknum Satpol PP Empat Lawang Dilaporkan ke Polisi
Ramai Isu Mobil Dinas Baru, Pemkab Empat Lawang Tegaskan Sudah Dibatalkan
Kuasa Hukum Bantah Isu “Info A1”, Akun Facebook Dilaporkan ke Polda Sumsel
Mereka menegaskan bahwa tuduhan perselingkuhan yang beredar di media sosial sama sekali tidak benar.
TT, yang hadir didampingi suaminya, menjelaskan bahwa keberangkatannya dalam Perjalanan Dinas Luar (DL) dilakukan secara profesional dan tidak hanya berdua dengan AL seperti yang sempat digosipkan.
“Kami pergi dinas luar itu bukan hanya berdua, tetapi ada rekan-rekan kerja lainnya. Kepergian tersebut juga sepengetahuan dan seizin suami saya,” tegas TT.
Pernyataan tersebut juga diperkuat oleh suami TT. Ia mengaku sudah mengetahui agenda kegiatan istrinya sejak awal dan memberikan dukungan penuh terhadap tugas yang dijalankan secara profesional.
Sementara itu, AL menyampaikan bahwa situasi yang sempat memanas diduga kuat berawal dari miskomunikasi di lingkungan internal keluarganya, yang kemudian berkembang menjadi spekulasi liar di publik.
“Mungkin ini ada kesalahpahaman antara keluarga saya dengan saudari TT yang kebetulan ikut dalam perjalanan dinas. Saat ini, komunikasi saya dengan TT maupun keluarganya masih berjalan baik,” jelas AL.
Terkait insiden pertengkaran antara saudari DA dan TT yang sempat dikaitkan dengan dugaan penganiayaan, dipastikan bahwa hal tersebut terjadi karena kesalahpahaman akibat informasi yang tidak benar.
Lihat Juga: Biaya Visum Korban Kekerasan Seksual di Empat Lawang Masih Abu-abu di 2026
Kini, kedua belah pihak telah sepakat menyelesaikan persoalan ini secara damai melalui jalur kekeluargaan. Pihak keluarga juga mengimbau masyarakat agar lebih bijak dalam menyikapi informasi dan tidak mudah terpancing spekulasi yang dapat merugikan banyak pihak.
Setelah adanya klarifikasi terbuka ini, situasi di lapangan dilaporkan sudah kembali kondusif dan polemik yang sempat ramai di tengah masyarakat pun perlahan mereda. *
