Kok Bisa?, Ketuk Palu Persidangan Pakai Tangan, Nico Thomas Kritik Putusan Bawaslu Empat Lawang

Politik, Sumsel95 Dilihat
Kok Bisa?, Ketuk Palu Persidangan Pakai Tangan, Nico Thomas Kritik Putusan Bawaslu Empat Lawang. (Poto: Fir/fir)

KABAREMPATLAWANG.COM — Kuasa hukum pasangan HBA-Henny, Nico Thomas, SH, menyampaikan kritik tajam terhadap putusan yang dikeluarkan oleh Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Empat Lawang dalam musyawarah yang dianggapnya penuh dengan kejanggalan prosedural.

Nico menyoroti beberapa kekurangan serius, baik dari aspek formil maupun materiil dalam musyawarah tersebut.

Lihat Juga: Ibu-ibu Empat Lawang Tuntut Netralitas Bawaslu dan KPU, Tolak Calon Tunggal di Pilkada 2024

Lihat Juga: KPU Empat Lawang Diduga Enggan Berikan Salinan DPT Terbaru kepada Paslon HBA-Henny

“Secara syarat formil dan materiil, musyawarah ini sangat kami sayangkan. Hal-hal kecil yang seharusnya dipahami dan dijalankan dengan baik oleh Bawaslu justru tidak dijalankan di lapangan,” ungkap Nico usai sidang putusan sengketa pilkada Empat Lawang, Selasa, 8 Oktober 2024.

Ia juga menekankan bahwa aturan-aturan yang ada seharusnya sudah dipahami dengan baik oleh Bawaslu sebagai lembaga yang menyusun aturan tersebut.

Nico Thomas kemudian merinci beberapa kejanggalan yang ia temukan. Salah satunya adalah tidak adanya palu sidang yang digunakan dalam proses tersebut.

“Ini mungkin terlihat remeh temeh, tetapi ketukan palu sangat penting dalam prosedur sidang. Dalam aturan, pembacaan amar putusan harus diiringi dengan ketukan palu, tapi di sini malah menggunakan tangan,” ujar Nico.

Lihat Juga: Kuasa Hukum Bantah Isu Dua Periode, HBA Hanya Menjabat Satu Periode sebagai Bupati Empat Lawang

Lihat Juga: Henny Verawati, SE, MM Resmi Mencalonkan Diri untuk Bupati Empat Lawang Periode 2024-2029

Menurutnya, meskipun tampak sederhana, ketukan palu memiliki makna penting dalam proses hukum, khususnya terkait keabsahan putusan yang dikeluarkan.

“Ketukan palu memiliki dasar hukum yang kuat terkait sah atau tidaknya suatu putusan. Hal ini seharusnya tidak diabaikan,” tegasnya.

Nico Thomas berharap agar Bawaslu lebih memperhatikan aspek prosedural dalam setiap musyawarah dan sidang yang digelar, demi menjaga kepercayaan publik terhadap lembaga tersebut. ***

Lihat Juga: 80 Persen Kinerja H Budi Antoni Sebagai Bupati Empat Lawang Priode 2008-2013 Dirindukan dan Masyarakat Empat Lawang Puas

Lihat Juga: H Budi Antoni Dikabarkan Akan Maju Pilkada 2024 Mendatang, Bagaimana Respon Masyarakat?

 

 

(Firman)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *