Ratusan Warga Tebing Tinggi Geruduk Kantor PLN, Tuntut Stabilitas Listrik, Ini Kata GM ULP PLN Tebing Tinggi!

Peristiwa, Sumsel141 Dilihat
Ratusan Warga Tebing Tinggi Geruduk Kantor PLN, Tuntut Stabilitas Listrik, Ini Kata GM ULP PLN Tebing Tinggi!. (Poto: fir/fir)

KABAREMPATLAWANG.COM– Ratusan warga dari Kecamatan Tebing Tinggi, Kabupaten Empat Lawang, mendatangi Kantor Cabang Pelayanan PLN Ranting Tebing Tinggi di Kampung Skip, Kelurahan Kupang, Kecamatan Tebing Tinggi, sekitar pukul 10.00 WIB, Senin, 14 Oktober 2024.

Kedatangan massa ini bertujuan untuk menuntut agar pihak PLN Tebing Tinggi tidak lagi melakukan pemadaman listrik berulang kali tanpa pemberitahuan sebelumnya. Mereka juga meminta agar PLN segera menstabilkan pasokan daya listrik.

Lihat Juga: Ibu-ibu Empat Lawang Tuntut Netralitas Bawaslu dan KPU, Tolak Calon Tunggal di Pilkada 2024

Lihat Juga: BPD Empat Lawang Ancam Unjuk Rasa Jika Gaji Tertunda Tak Dibayarkan pada November, Berikut Rinciannya

Lihat Juga: 8 Fraksi Setujui LKPJ dan Raperda Kabupaten Empat Lawang

Massa yang terdiri dari berbagai profesi ini menyampaikan protes mereka karena seringnya terjadi pemadaman listrik mendadak di wilayah tersebut tanpa alasan yang jelas.

Menanggapi hal ini, Kepala Cabang Pelayanan PLN Tebing Tinggi, Dedi Setiawan, menyampaikan permohonan maaf kepada para pelanggan atas gangguan yang kerap terjadi.

Ia juga berjanji bahwa PLN sedang melakukan perbaikan guna meningkatkan kualitas aliran listrik di wilayah Empat Lawang, yang dijadwalkan selesai pada akhir November 2024.

“Kedepannya, tegangan listrik akan lebih stabil. Tebing Tinggi juga akan memiliki pasokan listrik sendiri, sehingga tidak lagi bergantung pada daerah lain. Selama ini, gangguan disebabkan oleh banyaknya jaringan listrik dari Musi Rawas yang terganggu akibat pepohonan yang menyentuh kabel listrik,” ujar Dedi Setiawan.

Dedi juga menegaskan bahwa ke depan, jika terjadi pemadaman listrik lebih dari 10 menit, PLN akan memberikan pemberitahuan.

“Sebelumnya, wilayah Tebing Tinggi masih bergantung pada jaringan listrik Lubuk Linggau. Gardu listrik yang ada di Tebing Tinggi sebenarnya sudah berdiri selama 10 tahun, namun belum beroperasi penuh karena proses pembebasan lahan tapak tower yang belum selesai. Saat ini tinggal pemasangan kabel dan penyambungan aliran listrik. Ke depan, kita tidak lagi bergantung pada pasokan listrik dari Lubuk Linggau dan Lahat,” tambah Dedi. (Fir)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *