Musim Kemarau, Polres Musi Rawas Siaga Asap, Siap Cegah Karhutla

Pemerintahan, Sumsel485 Dilihat

MUSI RAWAS, LINTASSRIWIJAYA.COM – Musim kemarau udah mulai ngegas, dan Polres Musi Rawas (Mura) bareng stakeholder terkait langsung tancap gas dengan ngadain Apel Kesiapsiagaan Bencana Asap Akibat Kebakaran Hutan, Kebun, dan Lahan tahun 2025.

Apel ini dipimpin langsung oleh Kapolres Mura, AKBP Agung Adhitya Prananta SH, SIK, MH, di halaman Kantor Bupati Mura, Rabu (16/7/2025). Turut hadir jajaran Polres, para Kapolsek, hingga instansi lainnya. Lengkap pokoknya!

Lihat Juga: Kecelakaan Innova vs Truk di Jalinsum Musi Rawas, Satu Orang Luka Serius

Lihat Juga: Polres Musi Rawas Tanam Jagung di Perhutanan Sosial Dukung Ketahanan Pangan Nasional

Lihat Juga: Bebas Penjara, Pria Asal Musi Rawas Kembali Diciduk karena Kasus Sabu

Nggak cuma aparat, hadir juga Plt Kajari Mura, Abu Nawas, perwakilan DPRD, kepala-kepala OPD, camat, kades, sampai perwakilan perusahaan. Semua turun tangan!

Kapolres Agung bilang, apel ini penting banget karena Mura udah masuk musim kemarau dan harus waspada potensi kebakaran.

“Selain itu sebagai antisifasi upaya pencegahan sekaligus pemadaman titik api jangan sampai melebar,” ujarnya.

Beliau juga ngejelasin bahwa apel ini jadi bentuk sinergi antar-lembaga buat bareng-bareng cegah karhutla. Fokusnya? Jangan sampai muncul hotspot baru!

“Memang, sejak Januari 2025 hingga 7 Juli 2025, ada 55 titik hotspot. Maka dari itu, ini merupakan langkah awal agar tidak melebar menjadi ratusan titik hotspot,” tambahnya.

Kapolres juga ngaku tantangan di lapangan cukup berat. Tapi dengan aksi kolektif dari pemerintah pusat sampai desa, optimis semua bisa dikendalikan. Bahkan, info-info penting udah disebar lewat grup WhatsApp biar cepat tanggap.

“Nantinya, apabila ada informasi akan kita sampaikan, sehingga bisa dengan cepat melakukan antisifasi, dan hasilnya terbukti seminggu ini sudah mulai berkurang,” tegasnya.

Sementara itu, Kabag Ops Polres Mura, AKP Freddy Rajagukguk SH, juga kasih penegasan. Status siaga darurat udah resmi ditetapkan lewat SK Bupati Nomor: 384/KPTS/BPBD/2025 sejak 25 Juni 2025.

“Maka dari itu, para Forkopimda Kabupaten Mura, serta TNI-Polri, BPBD, Manggala Agni, Para Camat, seluruh Kades dan stakeholder… diharapkan dapat menggerakkan seluruh sumber daya dan kemampuan dalam pencegahan dan penanganan karhutla di Kabupaten Mura,” katanya.

Ia juga minta semua satgas karhutla bekerja maksimal dan efisien. Edukasi ke masyarakat juga penting, biar paham bahayanya.

“Namun, jika tindakan pemadaman harus tetap dilakukan, jangan sampai terlambat, harus tanggap terhadap titik api sekecil apapun…” pungkasnya. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *