MUARA ENIM, KABAREMPATLAWANG.COM – Suasana duka menyelimuti Desa Sukacinta, Kecamatan Sungai Rotan, Kabupaten Muara Enim.
Seorang bocah laki-laki berusia 6 tahun, Aziz Alfatih, siswa kelas 1 SD, dilaporkan hilang setelah terseret derasnya arus Sungai Lematang saat sedang mandi bersama temannya pada Rabu (23/7), sekitar pukul 17.00 WIB.
Lihat Juga: Terseret Arus Saat Mandi, Lansia di OKU Selatan Hilang di Sungai Komering
Lihat Juga: Pencarian Sarip Atau Pok Korban Hanyut Dihentikan
Lihat Juga: Bocah 10 Tahun Hanyut Terseret Arus Sungai Musi
Informasi yang dihimpun menyebutkan, sore yang awalnya cerah dan penuh canda tawa itu mendadak berubah menjadi kepanikan dan jerit tangis. Aziz dan seorang temannya diketahui tengah bermain air di tepian Sungai Lematang. Namun, keceriaan itu tak berlangsung lama.
Saat sedang asyik mandi, tubuh mungil Aziz tiba-tiba terseret derasnya arus sungai yang terkenal berbahaya itu. Dalam hitungan detik, bocah malang ini hilang dari pandangan, meninggalkan kepanikan di sekitar lokasi kejadian.
“Saat ini kami masih melakukan pencarian bersama Tim SAR Gabungan yang terdiri dari Basarnas Kantor SAR Palembang, TNI/Polri, Perangkat Desa, BPBD dan Masyarakat,” ungkap Kepala Kantor SAR Palembang, Raymond Konstantin, pada Kamis (24/7).
Pencarian dilakukan dengan penuh harapan, berpacu dengan waktu. Tim SAR Gabungan dibagi ke dalam dua satuan khusus pencarian, atau Search And Rescue Unit (SRU).
“SRU 1 melakukan pencarian dengan cara menyisir aliran Sungai Lematang dengan menggunakan perahu karet serta melakukan manuver perahu karet di lokasi-lokasi yang dicurigai,” lanjut Raymond.
Manuver tersebut bertujuan menciptakan gelombang air guna mengangkat benda-benda yang mungkin berada di dasar sungai, termasuk tubuh korban yang diduga masih terjebak di dalamnya.
“Sedangkan SRU 2 jika dimungkinkan akan melakukan pencarian dengan cara penyelaman dan dengan detection mode yaitu pencarian yang didasarkan pada besarnya kemungkinan ditemukan tanda-tanda korban serta melakukan penyebaran informasi kepada masyarakat yang berada di sepanjang pesisir aliran sungai,” pungkas Raymond.
Pencarian masih terus berlangsung. Harapan dan doa terus dipanjatkan oleh keluarga dan masyarakat sekitar, agar Aziz segera ditemukan—dalam kondisi apapun. ***






