Jembatan di Muba Nyaris Putus Diterjang Longsor, Akses Kendaraan Roda Empat Terhambat

Peristiwa, Sumsel93 Dilihat

MUBA, KABAREMPATLAWANG.COM – Cuaca ekstrem yang memicu tingginya curah hujan di sebagian wilayah Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) dalam beberapa hari terakhir menyebabkan tanah longsor di Desa Sialang Agung, Kecamatan Plakat Tinggi, Rabu (10/9/2025) sekitar pukul 05.30 WIB.

Akibat longsor tersebut, pondasi jembatan di Dusun 1 dan Dusun 3 amblas, bahkan memakan sebagian badan jalan.

Lihat Juga: Kasus Paksa Dokter Buka Masker di RSUD Sekayu, Pelaku Ditahan Polres Muba

Lihat Juga: Setelah OKI, Kini 9 Siswa SD di Muba Diduga Keracunan Makanan Bergizi Gratis

Kondisi ini membuat akses masyarakat terganggu, terutama kendaraan roda empat yang tidak bisa melintas di jalur Dusun 3.

Kepala BPBD Muba, Marko Susanto, menjelaskan longsor terjadi akibat intensitas hujan tinggi yang mengikis tanah penopang jalan dan jembatan hingga 50 persen.

“Di Dusun 1, panjang longsor mencapai 8 meter dengan ketinggian 4 meter. Sementara di Dusun 3, longsor merusak pondasi jembatan hingga sepanjang 11 meter dengan lebar 5 meter, dan memakan badan jalan sekitar 1,5 meter,” ujarnya, Rabu (10/9/2025).

Marko menambahkan, BPBD Muba bersama Dishub dan perangkat desa langsung turun ke lokasi untuk meninjau. Selain itu, pihaknya juga telah memasang rambu-rambu peringatan serta mengimbau warga agar waspada terhadap potensi longsor susulan.

“Kondisi jembatan di Dusun 1 saat ini sudah miring sebagian, sangat rentan jika terjadi hujan deras kembali. Kami minta warga berhati-hati dan tidak memaksakan melintas dengan kendaraan besar,” terangnya.

Lihat Juga: 11 Rumah dan Sarang Walet di Muba Ludes Terbakar, Kerugian Capai Rp 2,5 Miliar

Hingga kini, akses jalan masih terbatas. BPBD Muba terus melakukan pendataan dan dokumentasi untuk mengambil langkah penanganan lebih lanjut.

“Beberapa hari terakhir curah hujan di wilayah Muba cukup tinggi. Kondisi cuaca ekstrem ini tidak hanya memicu longsor, tetapi juga berpotensi menyebabkan pohon tumbang dan gangguan lain di jalan raya. Kami minta masyarakat tetap waspada saat beraktivitas, jangan beraktivitas berkendara saat hujan lebat,” ungkap Marko. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *