Pertamina Pastikan LPG 3 Kg di Empat Lawang Aman, Stok Lancar & Distribusi Terjaga

Peristiwa, Sumsel164 Dilihat

PALEMBANG, LINTASSRIWIJAYA.COM – Kabar adem datang buat warga Kabupaten Empat Lawang. Pasokan LPG subsidi 3 kilogram dipastikan aman dan distribusinya berjalan lancar.

Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel) menegaskan bahwa ketersediaan LPG 3 kg masih terkendali dan terus diawasi agar tepat sasaran.

Lihat Juga:Tak Berkutik Saat Ditangkap, Pencuri Ayam dan Elpiji di Pagar Alam Akhirnya Tertangkap

Lihat Juga: Pencuri dan Penadah Gas Elpiji di Lubuklinggau Digulung Polisi, 20 Tabung Diamankan

Langkah ini dilakukan demi memastikan hak masyarakat penerima subsidi tetap terjaga.

Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel, Rusminto Wahyudi, menyampaikan bahwa pemantauan distribusi LPG 3 kg rutin dilakukan di seluruh wilayah kerja, termasuk Empat Lawang.

Saat ini, Kabupaten Empat Lawang dilayani tiga agen LPG PSO yang ditopang 42 pangkalan aktif di Kecamatan Pendopo, Muara Pinang, dan Lintang Kanan.

“Koordinasi intensif terus kami lakukan bersama pemerintah daerah.
Kami juga telah memberikan arahan tegas kepada seluruh agen agar memastikan pangkalan memprioritaskan penjualan kepada konsumen rumah tangga dan mematuhi Harga Eceran Tertinggi (HET) yang telah ditetapkan,” ujar Rusminto.

Dari hasil pantauan lapangan, distribusi LPG subsidi mulai dari depot, SPPBE, agen, hingga pangkalan resmi terpantau lancar tanpa kendala berarti. Stok LPG 3 kg di pangkalan juga dalam kondisi aman dan cukup untuk memenuhi kebutuhan harian warga.

Guna memastikan distribusi tetap tepat sasaran, Pertamina Patra Niaga bersama pemerintah daerah menggelar operasi pasar sejak 10 Februari 2026 di sejumlah kecamatan, seperti Lintang Kanan, Muara Pinang, dan Pendopo. Selain itu, pengawasan terpadu juga dilakukan langsung ke pangkalan resmi.

“Kami terus mengingatkan agar LPG 3 kg dijual sesuai HET. Masyarakat diimbau membeli langsung di pangkalan resmi dengan membawa KTP sebagai bukti bahwa yang bersangkutan merupakan konsumen berhak menerima subsidi, sesuai ketentuan dalam SK Menteri ESDM Nomor 37.K/MG.01/MEM.M/2023,” jelasnya.

Pertamina juga mengajak masyarakat untuk lebih cermat dengan membeli LPG subsidi hanya di pangkalan resmi yang ada di desa dan kelurahan. Dengan begitu, harga tetap sesuai aturan. Informasi pangkalan resmi dapat diakses melalui laman ptm.id/infolpg3kg.

Sebagai bagian dari pengawasan subsidi, Pertamina Patra Niaga mendorong masyarakat nonpenerima subsidi untuk beralih ke LPG nonsubsidi seperti Bright Gas 5,5 kg atau 12 kg yang pasokannya terus ditambah.

Peran aktif masyarakat juga dinilai penting dalam pengawasan distribusi.

“Jika ditemukan dugaan penyaluran LPG subsidi yang tidak sesuai aturan, masyarakat dapat melaporkannya melalui Pertamina Contact Center (PCC) 135,” pungkas Rusminto.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *