Pelaku Pengeroyokan Petani di Muba Serahkan Diri, Dua Masih Buron

Hukrim, Sumsel367 Dilihat

MUBA, KABAREMPATLAWANG.COM – Satu dari tiga pelaku pengeroyokan terhadap seorang petani bernama Sutoyo Usman (39) di Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), Sumatera Selatan, yang mengakibatkan korban meninggal dunia, akhirnya menyerahkan diri.

Pelaku bernama Rendi (33) menyerahkan diri ke Polsek Sukarami, Palembang, pada Senin (15/9/2025) pagi.

Lihat Juga: Dua Pelaku Udah Ketangkep, Dua Lagi Masih Buron!, Pelaku Pengeroyokan di RSUD Besemah

Lihat Juga: Brutal! Korban Diserang Parang di Depan Rumah, Satu Pelaku Pengeroyokan Keji di PALI Berhasil Diamankan.

Kapolsek Lais AKP Kemas Junaidi membenarkan bahwa salah satu pelaku telah menyerahkan diri ke Polsek Sukarami, Palembang. Namun, ia belum memberikan keterangan lebih lanjut.

“Iya, dek (menyerahkan diri di Palembang),” kata Kemas singkat saat dikonfirmasi detikSumbagsel.

Sementara itu, Kapolsek Sukarami Kompol Alex Andrian juga membenarkan pihaknya telah menerima seorang laki-laki bernama Rendi yang menyerahkan diri dan diduga melakukan penganiayaan hingga menyebabkan korban meninggal dunia di Muba.

“Iya saat ini (pelaku) di Polsek. Iya saya sudah berkoordinasi dengan Kasat Reskim Polres Muba dan Kapolsek Lais, nanti mereka jemput (pelaku),” ujarnya.

Saat ini, pihak kepolisian dari Satreskrim Polres Muba dan Polsek Lais sudah menuju Palembang untuk menjemput terduga pelaku guna pemeriksaan lebih lanjut. Sementara dua pelaku lainnya masih dalam pengejaran polisi.

Sebelumnya diberitakan, seorang petani di Muba, Sumsel, tewas usai dibunuh tiga orang. Identitas para pelaku telah dikantongi polisi. Berdasarkan informasi yang diterima, ketiga terduga pelaku masing-masing adalah Rendi (33), Ujok (37), dan Paulin (35). Ketiganya merupakan warga Desa Petaling dan diduga masih memiliki hubungan keluarga dengan korban.

Peristiwa itu terjadi di Dusun IV Desa Petaling, Kecamatan Lais, Kabupaten Muba, Sumatera Selatan, pada Minggu (14/9/2025) sekitar pukul 18.00 WIB.

“Menurut dua saksi yang telah kita minta keterangan bahwa korban meninggal dunia usai dibacok secara membabi buta menggunakan parang oleh tiga pelaku sekaligus,” kata Kasi Humas Polres Muba Iptu Hutahean, Senin (15/9/2025).

Diketahui, korban dikeroyok secara brutal dengan senjata tajam yang dibawa masing-masing pelaku. Akibatnya, korban mengalami luka serius di kepala sebelah kanan, tangan kiri, lengan kiri, dan tangan kanan.

Lihat Juga: Koalisi Rakyat Pencari Keadilan Minta Kapolda Sumsel Ambil Alih Kasus Pengeroyokan Wartawan di Empat Lawang

Setelah melakukan perbuatan keji tersebut, para pelaku langsung melarikan diri, meninggalkan korban yang terkapar bersimbah darah di tepi jalan.

“Pihak kita dari Kepolisian menerima laporan dari warga, langsung ke TKP dan korban pun langsung dibawa ke Puskesmas Lais guna melakukan penyelidikan lebih lanjut,” ujarnya. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *