EMPAT LAWANG, KABAREMPATLAWANG.COM — Cuaca lagi nggak santai. Hujan deras yang turun cukup lama bikin beberapa sungai di wilayah Pasemah Air Keruh (Paiker), Empat Lawang, meluap. Dampaknya, puluhan hektare sawah terendam sampai bendungan ikut rusak, Minggu (5/4/2026).
Nggak cuma itu, air juga masuk ke permukiman warga. Tingginya bahkan sampai selutut orang dewasa cukup bikin aktivitas warga terganggu.
Pilihan Redaksi
Mengaku Korban Banjir, Wanita Asal Agam Ditemukan Linglung di Polres Lubuk Linggau
Ada 6 Item Perbaikan Di Paiker Pasca Banjir Bandang Tahun 2021 Lalu
Dilaporkan, hujan mulai mengguyur kawasan yang jaraknya cukup jauh dari pusat Kabupaten Empat Lawang ini sekitar pukul 13.30 WIB. Sampai Minggu malam, hujan masih belum reda dan terus turun.
Karena hujan yang turun berjam-jam, Sungai Hangat dan Sungai Gemuruh akhirnya nggak mampu menampung debit air dan meluap. Ada beberapa titik di tiga desa yang terdampak cukup parah.
Beberapa lokasi yang kena dampak di antaranya Dusun 3 Desa Nanjungan, Dusun Sido Mulyo Desa Air Mayan, serta bendungan Sungai Hangat di Desa Pagar Jati yang dilaporkan mengalami kerusakan.
“Kondisi saat ini masih diguyur hujan dari jam 14.30 WIB yang mengakibatkan Sungai Hangat dan Sungai Gemuruh yang melintasi beberapa desa meluap,” ujar Susanto, Camat Paiker saat dihubungi wartawan.
Lihat Juga: Gercep! Polisi Bongkar Arena Sabung Ayam di Empat Lawang, Aktivitas Tak Ditemukan
Menurutnya, kondisi di Dusun Sido Mulyo, Desa Air Mayan jadi salah satu yang paling mengkhawatirkan karena ketinggian air sudah mencapai selutut orang dewasa.
Selain itu, puluhan hektare sawah di Desa Nanjungan yang baru ditanami sekitar satu minggu juga ikut terdampak dan habis disapu banjir. *
